Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sikka, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pegiat literasi, dan masyarakat umum untuk aktif memanfaatkan layanan Perpustakaan Frans Seda dengan mendaftarkan diri sebagai anggota perpustakaan.
"Ajakan ini sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat serta mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) di Kabupaten Sikka," kata Kepala Dinas Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Very Awales dihubungi dari Kupang, Rabu.
Ia menjelaskan masyarakat yang ingin menjadi anggota dapat mendaftarkan diri secara langsung di Perpustakaan Frans Seda Kabupaten Sikka atau melalui pendaftaran daring dengan mengisi formulir pada tautan: https://url-shortener.me/8GUD, atau dengan memindai barcode yang telah disediakan.
“Setelah seluruh data diri diisi dengan lengkap, admin perpustakaan akan mengirimkan kartu anggota secara digital melalui nomor WhatsApp masing-masing pendaftar, sehingga proses pendaftaran menjadi lebih mudah dan cepat," tambahnya.
Very menegaskan partisipasi masyarakat dalam mendaftar sebagai anggota perpustakaan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas literasi daerah.
“Dengan menjadi anggota Perpustakaan Frans Seda Kabupaten Sikka, kita semua telah berkontribusi dalam mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tahun 2026,” ujarnya.
Pihaknya mencatat IPLM Kabupaten Sikka 2024 berada pada angka 48 dengan kategori rendah. Sementara itu, penilaian IPLM 2025 masih dalam proses dan diberikan waktu perbaikan hingga 31 Januari 2026. Adapun Indeks Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Kabupaten Sikka Tahun 2025 berada pada angka 64 dengan kategori sedang.
“Hingga 31 Desember 2025, jumlah anggota Perpustakaan Frans Seda Maumere tercatat sebanyak 6.750 anggota, angka yang dinilai masih sangat kurang jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Kabupaten Sikka," kata Very.
Oleh karena itu, lanjut dia, Pemkab Sikka terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat untuk bergabung dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan literasi.
Melalui gerakan tersebut, ia berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membaca dan literasi semakin meningkat demi terwujudnya sumber daya manusia Kabupaten Sikka yang cerdas, berdaya saing, dan berbudaya literasi dengan tagline "Bangga Menjadi Anggota Perpustakaan Frans Seda Kabupaten Sikka".

