Logo Header Antaranews Kupang

Undana menganggarkan Rp8 miliar untuk riset berdampak di NTT

Jumat, 27 Februari 2026 22:06 WIB
Image Print
Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale. ANTARA/HO-Undana

Kupang (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar untuk program “Riset Berdampak” di delapan kabupaten di provinsi berbasis kepulauan itu.

“Kami tidak ingin Undana menjadi menara gading. Setiap rupiah yang dialokasikan untuk riset harus berdampak langsung pada persoalan riil di daerah,” kata Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale di Kupang, Jumat.

Program “Riset Berdampak” dirancang sebagai skema riset multidisiplin yang melibatkan berbagai fakultas untuk menjawab isu prioritas pembangunan di masing-masing daerah.

Adapun delapan pemerintah daerah penerima dukungan tersebut meliputi Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kota Kupang, Pemerintah Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Timor Tengah Selatan (TTS), Sumba Timur, Sumba Tengah, dan Ngada.

Prof. Jefri Bale menegaskan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi masyarakat.

Menurut dia, pendekatan riset kolaboratif lintas disiplin akan diarahkan pada sektor strategis seperti ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, pendidikan, peternakan, pengembangan ekonomi kreatif, hingga tata kelola pariwisata daerah.

Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda NTT Kanisius H. M. Mau menyatakan Pemerintah Provinsi NTT mendukung langkah Undana tersebut.

Ia menilai kolaborasi riset antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat mempercepat transformasi ekonomi kerakyatan di NTT.

Selain kerja sama dengan pemerintah daerah, Undana juga memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan MoU dengan Universidade Católica Timorense, Timor Leste.

Di tingkat lokal, sejumlah Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis turut diteken antara fakultas-fakultas di Undana dengan dinas terkait di berbagai kabupaten/kota, serta kerja sama institusional dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kupang.

Beberapa ruang lingkup kolaborasi mencakup penguatan kesehatan hewan dan medis, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat, hilirisasi inovasi pertanian dan peternakan, serta pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Melalui inisiatif tersebut, Undana menargetkan hasil riset tidak hanya berkontribusi pada publikasi ilmiah, tetapi juga terimplementasi dalam kebijakan dan program pembangunan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat NTT.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Undana anggarkan Rp8 miliar untuk riset berdampak di NTT



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026