Gelombang tujuh meter berpotensi di perairan NTT
Selasa, 23 Januari 2018 11:18 WIB
Gelombang 7 meter berpotensi terjadi di wilayah perairan NTT. (Foto ANTARA)
Kupang (Antaranews NTT) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, memperingatkan perusahan pelayaran dan nelayan untuk mewaspadai gelombang setinggi tujuh meter di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Saat ini gelombang di beberapa wilayah perairan laut NTT cukup tinggi, dan berbahaya untuk keselamatan pelayaran," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG El Tari Kupang, Ota Welly Jenni Thalo kepada Antara di Kupang, Selasa.
Menurut dia, gelombang setinggi tujuh meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia Selatan Nusa Tenggara Timur. Gelombang setinggi lima meter berpotensi terjadi di selat Sumba dan perairan selatan Pulau Sumba, sedangkan gelombang setinggi empat meter juga berpotensi terjadi di Laut Sawu.
Sementara gelombang setinggi 3,5 meter juga berpotensi terjadi di Selat Sape dan perairan Utara Pulau Flores, perairan selatan Kupang, Pulau Rote, Selat Sumba dan Laut Timor selatan Nusa Tenggara Timur.
Prakiraan tinggi gelombang ini mulai berlaku 24-26 Januari 2018 pukul 20.00 WITA. Tinggi gelombang ini bisa dua kali lipat dari prakiraan saat ini, katanya menjelaskan.
Dalam hubungan dengan itu, BMKG menghimbau masyarakat untuk selalu waspada, jika ingin melakukan perjalanan dengan menggunakan transportasi laut.
"Saat ini gelombang di beberapa wilayah perairan laut NTT cukup tinggi, dan berbahaya untuk keselamatan pelayaran," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG El Tari Kupang, Ota Welly Jenni Thalo kepada Antara di Kupang, Selasa.
Menurut dia, gelombang setinggi tujuh meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia Selatan Nusa Tenggara Timur. Gelombang setinggi lima meter berpotensi terjadi di selat Sumba dan perairan selatan Pulau Sumba, sedangkan gelombang setinggi empat meter juga berpotensi terjadi di Laut Sawu.
Sementara gelombang setinggi 3,5 meter juga berpotensi terjadi di Selat Sape dan perairan Utara Pulau Flores, perairan selatan Kupang, Pulau Rote, Selat Sumba dan Laut Timor selatan Nusa Tenggara Timur.
Prakiraan tinggi gelombang ini mulai berlaku 24-26 Januari 2018 pukul 20.00 WITA. Tinggi gelombang ini bisa dua kali lipat dari prakiraan saat ini, katanya menjelaskan.
Dalam hubungan dengan itu, BMKG menghimbau masyarakat untuk selalu waspada, jika ingin melakukan perjalanan dengan menggunakan transportasi laut.
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG ajak masyarakat waspadai potensi gelombang tinggi 4 meter di perairan NTT
21 January 2026 11:55 WIB
BMKG: Waspadai gelombang tinggi 2,5 meter hingga 14 Januari 2026 di perairan NTT
10 January 2026 16:24 WIB
BMKG: Waspadai potensi gelombang setinggi 2,5 meter di sejumlah perairan NTT
02 January 2026 10:12 WIB
BMKG: Gelombang tinggi di perairan Labuan Bajo akibat pengaruh bibit siklon 96S
28 December 2025 6:18 WIB
BMKG: Waspadai gelombang setinggi 2,5 meter di laut NTT hingga 2 Desember
29 November 2025 11:20 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemenag mempercepat implementasi wajib halal di Kabupaten Sumba Timur NTT
11 February 2026 13:59 WIB
Undana dan GMIT kolaborasi perkuat ketahanan pangan dan pendidikan di NTT
09 February 2026 19:20 WIB