Sikka bergeser dari wilayah PPKM Level 4 ke Level 2
Selasa, 7 September 2021 13:30 WIB
Bupati Sikka Frasnsiskus Roberto Diogo (kiri) bersama Wakil Bupati Romanus Woga. (ANTARA/HO-Humas dan Protokol Kabupaten Sikka)
Kupang (ANTARA) - Kabupaten Sikka di Provinsi Nusa Tenggara Timur bergeser dari wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 ke Level 2.
"Saat ini PPKM kami di Sikka sudah berada di level 2, setelah berbagai upaya pembatasan aktivitas masyarakat dilakukan untuk menekan penularan COVID-19," kata Wakil Bupati Sikka Romanus Woga sebagaimana dikutip dalam siaran pers pemerintah kabupaten yang diterima di Kupang, Selasa, (7/9).
Kabupaten Sikka sebelumnya termasuk dalam wilayah PPKM Level 4 bersama Kota Kupang, Kabupaten Sumba Timur, dan kemudian Kabupaten Ende.
Selama menjalankan PPKM Level 4, Pemerintah Kabupaten Sikka membatasi lalu lintas di wilayah perbatasan antar-kabupaten, memperketat persyaratan bagi pelaku perjalanan, serta melarang berbagai kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.
Setelah level PPKM Kabupaten Sikka menurun, pemerintah daerah fokus menegakkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 serta menggencarkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19.
"Kita berharap pandemi ini segera pulih sehingga kondisi sosial, ekonomi, bisa kembali berjalan normal kembali," kata Romanus.
Menurut data Pemerintah Kabupaten Sikka, sejak 1 Januari sampai 2 September ada 4.459 kasus penularan COVID-19 dan 87 kasus di antaranya menyebabkan kematian.
Baca juga: Sikka targetkan vaksinasi COVID-19 bagi 1.948 ibu hamil
Baca juga: Dinkes Sikka tangani 4.010 anak yang alami kekerdilan
"Saat ini PPKM kami di Sikka sudah berada di level 2, setelah berbagai upaya pembatasan aktivitas masyarakat dilakukan untuk menekan penularan COVID-19," kata Wakil Bupati Sikka Romanus Woga sebagaimana dikutip dalam siaran pers pemerintah kabupaten yang diterima di Kupang, Selasa, (7/9).
Kabupaten Sikka sebelumnya termasuk dalam wilayah PPKM Level 4 bersama Kota Kupang, Kabupaten Sumba Timur, dan kemudian Kabupaten Ende.
Selama menjalankan PPKM Level 4, Pemerintah Kabupaten Sikka membatasi lalu lintas di wilayah perbatasan antar-kabupaten, memperketat persyaratan bagi pelaku perjalanan, serta melarang berbagai kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.
Setelah level PPKM Kabupaten Sikka menurun, pemerintah daerah fokus menegakkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 serta menggencarkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19.
"Kita berharap pandemi ini segera pulih sehingga kondisi sosial, ekonomi, bisa kembali berjalan normal kembali," kata Romanus.
Menurut data Pemerintah Kabupaten Sikka, sejak 1 Januari sampai 2 September ada 4.459 kasus penularan COVID-19 dan 87 kasus di antaranya menyebabkan kematian.
Baca juga: Sikka targetkan vaksinasi COVID-19 bagi 1.948 ibu hamil
Baca juga: Dinkes Sikka tangani 4.010 anak yang alami kekerdilan
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penyidik polisi : Pelaku bom ikan di Sikka terancam hukuman lima tahun penjara
20 January 2026 14:01 WIB
Bandara Frans Seda Maumere tutup sementara akibat terdampak erupsi Lewotobi
09 October 2025 22:12 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Festival Lamaholot lolos KEN 2026 dan diyakini dongkrak pariwisata Lembata
27 January 2026 20:45 WIB