Saham Prancis berakhir turun tajam
Rabu, 29 September 2021 5:16 WIB
Ilustrasi: Bursa Saham Paris, Prancis (Reuters)
Paris (ANTARA) - Saham-saham Prancis berakhir turun tajam pada perdagangan Selasa waktu setempat (28/9/2021), menghapus seluruh keuntungan sehari sebelumnya dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris anjlok 2,17 persen atau 144,41 poin, menjadi menetap di 6.506,50 poin.
Indeks CAC 40 menguat 0,19 persen atau 12,45 poin menjadi 6.650,91 poin pada Senin (27/9/2021), setelah jatuh 0,95 persen atau 63,52 poin menjadi 6.638,46 poin pada Jumat (24/9/2021), dan terkerek 0,98 persen atau 64,98 poin menjadi 6.701,98 poin pada Kamis (23/9/2021).
Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, hanya dua saham yang berhasil mencatat keuntungan, sementara 38 saham lainnya mengalami kerugian.
Capgemini, perusahaan konsultan teknologi informasi multinasional Prancis menderita kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terperosok 5,73 persen.
Diikuti oleh saham perusahaan produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics yang terpuruk 4,99 persen, serta perusahaan pemasok sistem dan peralatan kedirgantaraan dan pertahanan Prancis Safran terpangkas 4,68 persen.
Baca juga: IHSG awal pekan diprediksi datar
Baca juga: Pasar saham Asia tegang di bawah bayang-bayang Evergrande
Sementara itu, dua saham unggulan yang membukukan keuntungan adalah perusahaan pengecer multinasional Prancis Carrefour terdongkrak 2,73 persen, serta perusahaan raksasa energi Prancis TotalEnergies SE bertambah 1,30 persen, demikkian dilaporkan Xinhua.
Indeks CAC 40 menguat 0,19 persen atau 12,45 poin menjadi 6.650,91 poin pada Senin (27/9/2021), setelah jatuh 0,95 persen atau 63,52 poin menjadi 6.638,46 poin pada Jumat (24/9/2021), dan terkerek 0,98 persen atau 64,98 poin menjadi 6.701,98 poin pada Kamis (23/9/2021).
Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, hanya dua saham yang berhasil mencatat keuntungan, sementara 38 saham lainnya mengalami kerugian.
Capgemini, perusahaan konsultan teknologi informasi multinasional Prancis menderita kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terperosok 5,73 persen.
Diikuti oleh saham perusahaan produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics yang terpuruk 4,99 persen, serta perusahaan pemasok sistem dan peralatan kedirgantaraan dan pertahanan Prancis Safran terpangkas 4,68 persen.
Baca juga: IHSG awal pekan diprediksi datar
Baca juga: Pasar saham Asia tegang di bawah bayang-bayang Evergrande
Sementara itu, dua saham unggulan yang membukukan keuntungan adalah perusahaan pengecer multinasional Prancis Carrefour terdongkrak 2,73 persen, serta perusahaan raksasa energi Prancis TotalEnergies SE bertambah 1,30 persen, demikkian dilaporkan Xinhua.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Liga Prancis - AS Monaco kembali ke jalur kemenangan usai menang 3-1 atas Nantes
14 February 2026 8:30 WIB
Liga Prancis - Dembele borong dua Gol, Paris Saint-Germain hancurkan Marseille
09 February 2026 8:57 WIB
Liga Prancis - Lyon menang tipis atas Nantes, Lens kembali ke puncak klasemen
08 February 2026 7:12 WIB