Logo Header Antaranews Kupang

Prabowo memangkas belanja nonproduktif, hemat Rp308 triliun

Jumat, 13 Februari 2026 18:40 WIB
Image Print
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sambutannya dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Forum Indonesia Economic Outlook 2026 merupakan wadah untuk menyampaikan arah kebijakan ekonomi pemerintah sekaligus meyakinkan investor mengenai ketahanan ekonomi Indonesia. ANTARAFOTO/Fauzan/foc.

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah berhasil melakukan efisiensi anggaran negara hingga Rp308 triliun pada tahun pertama pemerintahannya dan dialihkan untuk mendukung program-program produktif, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat.

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah membuktikan kebijakan fiskal yang dijalankan mampu menghasilkan penghematan besar dari anggaran negara.

"Di tahun pertama Rp308 triliun kita sudah hemat, setara 18 miliar dolar AS, dan kita bisa lakukan lebih besar lagi," ujar Presiden.

Presiden menyampaikan penghematan tersebut berasal dari pengurangan belanja yang dinilai tidak produktif. Hasil efisiensi ini kemudian dialihkan untuk mendukung program-program yang terdampak langsung terhadap masyarakat, seperti MBG yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Kepala Negara menjelaskan sejumlah pos pengeluaran yang dipangkas antara lain perjalanan luar negeri, kegiatan seremonial, hingga berbagai forum diskusi dan kajian yang dinilai tidak mendesak.

Menurut Presiden, pemerintah saat ini lebih fokus pada langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan rakyat.

"Kajian-kajian, analisa-analisa, sudah tidak perlu terlalu banyak kajian dan analisa. Kita sudah tahu masalahnya, kekurangan infrastruktur, lakukan. Desa perlu jembatan, buat. Rakyat lapar, cari pangan. Tidak usah terlalu banyak analisa, ini kita sudah hemat sangat luar biasa," jelas Presiden.

Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya untuk menutup kebocoran anggaran agar efisiensi dapat semakin besar dilakukan.

Menurut Prabowo, langkah efisiensi anggaran akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari strategi memperkuat perekonomian nasional sekaligus memastikan program-program prioritas pemerintah dapat berjalan optimal dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo pangkas belanja nonproduktif, hemat Rp308 triliun



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026