Menlu China akan temui pemerintahan sementara Taliban
Senin, 25 Oktober 2021 16:48 WIB
Arsip--Menteri Luar Negeri China Wang Yi, 2016. (ANTARA/Reuters)
Beijing (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri China pada Senin mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri sekaligus anggota Dewan Negara Wang Yi akan menemui delegasi pemerintah sementara Afghanistan Taliban selama kunjungan ke Qatar pada 25-26 Oktober.
Kedua belah pihak akan bertukar pandangan mengenai situasi di Afghanistan dan isu-isu yang menjadi "keprihatinan bersama", kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin usai konferensi pers di Beijing.
"Sebagai mitra sekaligus tetangga baik Afghanistan, China selalu menganjurkan dialog dan kontak untuk mengarahkan perkembangan positif situasi di Afghanistan," katanya.
Pada pertengahan Agustus pemerintah Afghanistan runtuh saat Amerika Serikat dan sekutu membawa pulang pasukan mereka setelah 20 tahun menginvasi negara tersebut, membawa Taliban mengambil alih kekuasaan melalui serangan kilat.
Sebulan sebelumnya, delegasi Taliban bertemu dengan Wang Yi di Kota Tianjin, China utara.
Semenjak itu China menjanjikan bantuan kepada negara tetangganya tersebut, seraya menuntut Taliban agar menindak keras Gerakan Islam Turkistan Timur, sebuah kelompok yang dianggap Beijing mengancam stabilitas di kawasan barat Xinjiang. (Antara/Reuters)
Baca juga: Taliban tak diizinkan akses dana cadangan di bank sentral Afghanistan
Baca juga: Krisis kemanusiaan menjadi fokus utama saat KTT G20 Afghanistan
Kedua belah pihak akan bertukar pandangan mengenai situasi di Afghanistan dan isu-isu yang menjadi "keprihatinan bersama", kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin usai konferensi pers di Beijing.
"Sebagai mitra sekaligus tetangga baik Afghanistan, China selalu menganjurkan dialog dan kontak untuk mengarahkan perkembangan positif situasi di Afghanistan," katanya.
Pada pertengahan Agustus pemerintah Afghanistan runtuh saat Amerika Serikat dan sekutu membawa pulang pasukan mereka setelah 20 tahun menginvasi negara tersebut, membawa Taliban mengambil alih kekuasaan melalui serangan kilat.
Sebulan sebelumnya, delegasi Taliban bertemu dengan Wang Yi di Kota Tianjin, China utara.
Semenjak itu China menjanjikan bantuan kepada negara tetangganya tersebut, seraya menuntut Taliban agar menindak keras Gerakan Islam Turkistan Timur, sebuah kelompok yang dianggap Beijing mengancam stabilitas di kawasan barat Xinjiang. (Antara/Reuters)
Baca juga: Taliban tak diizinkan akses dana cadangan di bank sentral Afghanistan
Baca juga: Krisis kemanusiaan menjadi fokus utama saat KTT G20 Afghanistan
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah China menyelidiki dua jenderal atas dugaan pelanggaran disiplin serius
26 January 2026 11:15 WIB
Imigrasi: Sindikat penipuan love scam di Tangerang dikendalikan lima warga China
19 January 2026 13:36 WIB
China tetap mendukung PBB meski AS mundur dari puluhan badan multilater PBBal
09 January 2026 6:20 WIB
Polisi mengerahkan 2.029 personel amankan agenda diplomatik China di Jakarta
03 December 2025 11:37 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
The New York Times: Kapal induk USS Abraham Lincoln siap serang Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 13:41 WIB
Pemerintah China menyelidiki dua jenderal atas dugaan pelanggaran disiplin serius
26 January 2026 11:15 WIB
Pengamat UI: Dewan Perdamaian Gaza bentukan Trump harus terus diawasi secara ketat
23 January 2026 17:54 WIB