Logo Header Antaranews Kupang

China mengecam keras aksi kekerasan AS terhadap Venezuela

Minggu, 4 Januari 2026 20:32 WIB
Image Print
Seseorang berdemonstrasi di dekat Istana Miraflores di Caracas, ibu kota Venezuela, pada 3 Januari 2026. Militer AS melancarkan serangkaian serangan terhadap Venezuela pada Sabtu pagi, dan dilaporkan menangkap Presiden Nicolas Maduro dan menerbangkannya keluar negeri. ANTARA/Str/Xinhua/pri.

Beijing (ANTARA) - China mengecam keras penggunaan kekerasan secara terang-terangan oleh Amerika Serikat terhadap Venezuela dan presidennya, Nicolas Maduro, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Sabtu.

“China sangat terkejut dan mengecam keras penggunaan kekuatan secara terang-terangan oleh Amerika Serikat terhadap negara berdaulat serta tindakan terhadap presidennya,” ujar juru bicara tersebut.

Juru bicara itu mengatakan China mendesak Amerika Serikat mematuhi hukum internasional dan menghentikan pelanggaran terhadap kedaulatan serta keamanan negara lain.

“Kami menyerukan kepada Amerika Serikat agar mematuhi hukum internasional serta tujuan dan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan menghentikan pelanggaran terhadap kedaulatan dan keamanan negara lain,” kata kementerian tersebut.

Ia menambahkan bahwa tindakan hegemonik Amerika Serikat itu secara serius melanggar hukum internasional, mencederai kedaulatan Venezuela, serta mengancam perdamaian dan keamanan di kawasan Amerika Latin.

Sumber: Sputnik-OANA

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: China kecam keras aksi kekerasan AS terhadap Venezuela



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026