Format debat cagub NTT diperbaiki
Senin, 7 Mei 2018 14:26 WIB
Debat terbuka para kandidat Gubernur-Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023 (ANTARA Foto/dok)
Kupang (AntaraNews NTT) - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memperbaiki format debat calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023 sesuai harapan masyarakat.
"Kami sudah memperbaiki format debat sesuai keinginan masyarakat NTT. Nanti, pada debat calon kedua ini, ada satu segmen yang disiapkan moderator untuk memberikan kesempatan kepada para calon saling berdebat tentang program yang ditawarkan," kata Juru Bicara KPU NTT Yosafat Koli kepada Antara di Kupang, Senin (7/5).
Debat calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT kedua yang akan dipandu presenter Anisha Dasuki ini akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi INews Jakarta pada 8 Mei 2018.
Mengenai materi debat, dia mengatakan, materi dalam debat kedua ini adalah tentang pemberantasan korupsi dan penataan birokrasi. Materi debat ini dilatari oleh banyaknya kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah di Indonesia, hanya karena masalah sepele.
"Jadi lebih pada pengelolaan keuangan dan ini tentu tidak bisa terlepas dari penataan birokrasi yang lebih profesional," katanya dan menambahkan pemberantasan korupsi harus dimulai dari penataan birokrasi. "Kalau birokrasinya profesional dalam mengelola anggaran, dengan sendirinya korupsi bisa dihindari," katanya.
Debat terbuka itu akan diikuti empat pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT masing-masing Esthon L Foenay-Christian Rotok (Esthon-Chris), Marianus Sae Emilia Nomleni (MS-Emi), Benny K Harman-Benny A Litelnoni (Harmoni), dan Viktor Bungtilu Laiskodat-Joseph Nae Soi (Victory-Joss).
"Kami sudah memperbaiki format debat sesuai keinginan masyarakat NTT. Nanti, pada debat calon kedua ini, ada satu segmen yang disiapkan moderator untuk memberikan kesempatan kepada para calon saling berdebat tentang program yang ditawarkan," kata Juru Bicara KPU NTT Yosafat Koli kepada Antara di Kupang, Senin (7/5).
Debat calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT kedua yang akan dipandu presenter Anisha Dasuki ini akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi INews Jakarta pada 8 Mei 2018.
Mengenai materi debat, dia mengatakan, materi dalam debat kedua ini adalah tentang pemberantasan korupsi dan penataan birokrasi. Materi debat ini dilatari oleh banyaknya kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah di Indonesia, hanya karena masalah sepele.
"Jadi lebih pada pengelolaan keuangan dan ini tentu tidak bisa terlepas dari penataan birokrasi yang lebih profesional," katanya dan menambahkan pemberantasan korupsi harus dimulai dari penataan birokrasi. "Kalau birokrasinya profesional dalam mengelola anggaran, dengan sendirinya korupsi bisa dihindari," katanya.
Debat terbuka itu akan diikuti empat pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT masing-masing Esthon L Foenay-Christian Rotok (Esthon-Chris), Marianus Sae Emilia Nomleni (MS-Emi), Benny K Harman-Benny A Litelnoni (Harmoni), dan Viktor Bungtilu Laiskodat-Joseph Nae Soi (Victory-Joss).
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BEM Fisip Undana gelar lpmba debat bahasa Indoensia tingkat SMA se- Kota Kupang
15 April 2026 11:51 WIB
KPU Kota Kupang perketat pemeriksaan pendukung saat debat pemungkas
22 November 2024 17:51 WIB, 2024
KPU Flotim persiapkan debat publik kedua paslon cabup-cawabup Pilkada
21 November 2024 6:07 WIB, 2024
KPU NTT : Tiga pasangan calon gubernur manfaatkan momen debat terakhir
21 November 2024 5:42 WIB, 2024
KPU Matim: Debat paslon cabup-cawabup pilkada jadi pendidikan politik
23 October 2024 5:20 WIB, 2024
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Pemerintah minta DPR tidak mengatur nomenklatur BRAN di RUU Reforma Agraria
18 September 2026 18:46 WIB