KKB kembali serang warga di dua kabupaten Papua
Rabu, 9 Maret 2022 13:33 WIB
KKB kembali menyerang warga sipil di dua kabupaten di Papua, yakni di Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Intan Jaya. Jenazah Afandy Tiakoly, seorang pedulang ditemukan Senin (7/3) di Distrik Seradala, Kab. Yahukimo dengan tubuh penuh luka benda tajam. (ANTARA/HO/Humas Polda Papua)
Jayapura (ANTARA) - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) dilaporkan kembali melakukan penyerangan terhadap warga sipil di dua kabupaten di Papua yag menyebabkan seorang meninggal dunia.
"Memang benar ada penyerangan yang dilakukan KKB di dua kabupaten, yakni di Kabupaten Yahukimo menimpa seorang pendulang emas hingga tewas dan di Kabupaten Intan Jaya dialami seorang tukang bangunan terluka," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal, Rabu, (9/3).
Dalam keterangannya Kombes Kamal mengaku dari laporan yang diterima insiden penyerangan terhadap rombongan pendulang emas Kali Ei , Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, dan warga menemukan jenazah Afandy Tiakoly, Senin (7/3).
Insiden penghadangan terjadi saat rombongan pendulangan yang menggunakan mobil Mitsubishi Strada berada di terminal Kali Ei, Distrik Seradala, Sabtu (5/3) dan jenazahnya ditemukan sekitar satu kilometer dari Kali Ei.
Jenazah Afandy Tiakoly sudah dievakuasi dan berada di RSUD Dekai, kata Kamal, seraya mengakui belum bisa memastikan kelompok mana yang melakukan penyerangan.
Penyerangan juga dialami pekerja proyek pembangunan rumah bantuan sosial di Kampung Kumbalagupa, Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya, Selasa (8/3).
Korban Aris Kalan mengalami luka di bagian leher belakang akibat tebasan benda tajam
Korban yang mengalami luka sabetan parang di bagian leher belakang dengan panjang 16 cm, kedalaman 5 cm, sudah dievakuasi ke Nabire untuk mendapat perawatan lebih lanjut, kata Kombes Kamal.
Baca juga: Delapan jenazah korban penembakan KKB dievakuasi ke RSUD Mimika
Baca juga: Nelson bilang Kawan saya mati semua di kamp PTT, Papua
"Memang benar ada penyerangan yang dilakukan KKB di dua kabupaten, yakni di Kabupaten Yahukimo menimpa seorang pendulang emas hingga tewas dan di Kabupaten Intan Jaya dialami seorang tukang bangunan terluka," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal, Rabu, (9/3).
Dalam keterangannya Kombes Kamal mengaku dari laporan yang diterima insiden penyerangan terhadap rombongan pendulang emas Kali Ei , Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, dan warga menemukan jenazah Afandy Tiakoly, Senin (7/3).
Insiden penghadangan terjadi saat rombongan pendulangan yang menggunakan mobil Mitsubishi Strada berada di terminal Kali Ei, Distrik Seradala, Sabtu (5/3) dan jenazahnya ditemukan sekitar satu kilometer dari Kali Ei.
Jenazah Afandy Tiakoly sudah dievakuasi dan berada di RSUD Dekai, kata Kamal, seraya mengakui belum bisa memastikan kelompok mana yang melakukan penyerangan.
Penyerangan juga dialami pekerja proyek pembangunan rumah bantuan sosial di Kampung Kumbalagupa, Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya, Selasa (8/3).
Korban Aris Kalan mengalami luka di bagian leher belakang akibat tebasan benda tajam
Korban yang mengalami luka sabetan parang di bagian leher belakang dengan panjang 16 cm, kedalaman 5 cm, sudah dievakuasi ke Nabire untuk mendapat perawatan lebih lanjut, kata Kombes Kamal.
Baca juga: Delapan jenazah korban penembakan KKB dievakuasi ke RSUD Mimika
Baca juga: Nelson bilang Kawan saya mati semua di kamp PTT, Papua
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Iran mengumumkan serangan rudal terbaru ke Israel dan pangkalan AS di Timteng
01 March 2026 18:15 WIB
Sekjen PBB: Serangan AS dan Israel ke Iran membuat negosiasi nuklir "sia-sia"
01 March 2026 13:19 WIB
Dewan Pers menerima 10 aduan per hari terkait pemberitaan, minta media jaga etika
08 February 2026 17:49 WIB
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
KPK: Salah satu pihak yang akan menerima THR Bupati Cilacap adalah Kapolresta
15 March 2026 19:32 WIB
Dirresnarkoba Polda NTT dinonaktifkan usai diduga terlibat pemerasan dua tersangka
15 March 2026 12:14 WIB
KPK: THR dari Bupati Cilacap hasil pemerasan untuk forkopimda, termasuk polisi-jaksa
15 March 2026 10:07 WIB
Pemerintah kecam kekerasan terhadap Andrie Yunus, tegaskan harus diusut tuntas
14 March 2026 21:17 WIB