Kemenkominfo bekali UMKM pelatihan digital
Rabu, 17 Agustus 2022 20:37 WIB
Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar talkshow UMKM Go Online sebagai salah satu upaya membekali pelatihan digital bagi UMKM untuk meningkatkan akses pemasaran. ANTARA/HO-Kemenkominfo
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membekali UMKM dengan pelatihan digital melalui Talkshow Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Go Online dalam rangka meningkatkan akses pemasaran.
"Dalam pemanfaatan teknologi digital itu maka para pelaku UMKM dapat meningkatkan akses pemasarannya, akses informasi lalu meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis dan yang terakhir tentunya saja adalah meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku UMKM," ujar Ketua Tim Adopsi Teknologi Digital UMKM Kemenkominfo Puti Adella Elvina di Jakarta, Rabu (17/8).
Ia mengatakan talkshow yang dilakukan adalah sebuah awareness terhadap kegiatan UMKM Go Online.
Baca juga: Artikel - Kebijakan PSE bukti penegakan hukum dan kedaulatan digital Indonesia
Baca juga: Menkominfo minta kolaborasi pentahelix bangun pariwisata Manggarai Raya
Tujuan akhirnya untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi karena dari angka 64 juta UMKM itu telah membantu dan berkontribusi, 97 persen untuk menyerap tenaga kerja, 60 persen membantu peningkatan pertumbuhan ekonomi.
“Kami dari Kominfo sudah melakukan pelatihan dimulai dari bulan Mei dan terakhir di bulan Oktober 2022 selama enam bulan kami fasilitasi, secara total nasional ada 30.000 UMKM, akan tetapi untuk di daerah Papua yang ikut mendaftar dengan telah memenuhi persyaratan yang lengkap ada 60 UMKM yang ikut pendampingan, dengan 4 fasilitator dari kami," kata Puti.
Target dan sasaran UMKM Go Online Scale-Up adalah mereka UMKM produsen sektor pengolahan. Selain target di atas, UMKM Go Online juga menjaring UMKM yang sedang merintis bisnis di jalur digital.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenkominfo bekali UMKM pelatihan digital tingkatkan akses pemasaran
"Dalam pemanfaatan teknologi digital itu maka para pelaku UMKM dapat meningkatkan akses pemasarannya, akses informasi lalu meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis dan yang terakhir tentunya saja adalah meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku UMKM," ujar Ketua Tim Adopsi Teknologi Digital UMKM Kemenkominfo Puti Adella Elvina di Jakarta, Rabu (17/8).
Ia mengatakan talkshow yang dilakukan adalah sebuah awareness terhadap kegiatan UMKM Go Online.
Baca juga: Artikel - Kebijakan PSE bukti penegakan hukum dan kedaulatan digital Indonesia
Baca juga: Menkominfo minta kolaborasi pentahelix bangun pariwisata Manggarai Raya
Tujuan akhirnya untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi karena dari angka 64 juta UMKM itu telah membantu dan berkontribusi, 97 persen untuk menyerap tenaga kerja, 60 persen membantu peningkatan pertumbuhan ekonomi.
“Kami dari Kominfo sudah melakukan pelatihan dimulai dari bulan Mei dan terakhir di bulan Oktober 2022 selama enam bulan kami fasilitasi, secara total nasional ada 30.000 UMKM, akan tetapi untuk di daerah Papua yang ikut mendaftar dengan telah memenuhi persyaratan yang lengkap ada 60 UMKM yang ikut pendampingan, dengan 4 fasilitator dari kami," kata Puti.
Target dan sasaran UMKM Go Online Scale-Up adalah mereka UMKM produsen sektor pengolahan. Selain target di atas, UMKM Go Online juga menjaring UMKM yang sedang merintis bisnis di jalur digital.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenkominfo bekali UMKM pelatihan digital tingkatkan akses pemasaran
Pewarta : Aji Cakti
Editor : Kornelis Aloysius Ileama Kaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenag mempercepat implementasi wajib halal di Kabupaten Sumba Timur NTT
11 February 2026 13:59 WIB
Kadin: UMKM Indonesia masih menghadapi tantangan untuk menembus pasar Kanada
11 February 2026 7:47 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Menkop: Kopdes merah putih akan dilengkapi dengan pos pengaduan perempuan dan anak
01 April 2026 7:39 WIB
Pemerintah menghimpun pajak sektor digital sebesar Rp2,08 triliun per Februari
01 April 2026 7:14 WIB