Penjabat Wali Kota Kupang minta IDI ikut bantu tangani kekerdilan
Senin, 19 September 2022 15:16 WIB
Penjabat Wali Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur George Melkianus Hadjoh (kedua dari kiri) saat membuka kegiatan Musyawarah Cabang Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kupang, Senin (19/9/2022). (ANTARA/HO-Prokompim Setda Kota Kupang)
Kupang (ANTARA) - Penjabat Wali Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur George Melkianus Hadjoh minta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ikut membantu upaya menurunkan angka kekerdilan di daerah itu.
"Keterlibatan IDI dilakukan dengan gerakan masif terjun langsung ke kelurahan-kelurahan membantu petugas di lapangan melakukan sosialisasi sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tentang penanganan kekerdilan," katanya saat membuka Musyawarah Cabang Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kupang seperti dalam keterangan tertulis Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang yang diterima di Kupang, Senin, (19/9/2022).
Ia mengatakan perlu ada kolaborasi antara IDI, rumah sakit, dan pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk mewujudkan kesejahteraan warga Kota Kupang di bidang kesehatan, salah satunya dalam upaya menekan angka kekerdilan yang saat ini masih di sekitar 20 persen.
George Melkianus Hadjoh optimistis dengan kerja sama dan dukungan semua pihak, termasuk IDI, pada tahun 2023 angka kekerdilan di Kota Kupang turun di angka 16 persen dan tahun 2024 sudah mencapai 14 persen sesuai arahan Presiden Jokowi.
Baca juga: Kota Kupang bentuk tim percepatan penanganan stunting
Ia mendorong IDI Cabang Kupang untuk mendesain program disertai solusi.
Pemerintah, kata dia, pasti menindaklanjuti berbagai rekomendasi dari IDI dalam bidang pelayanan kesehatan, seperti ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan di puskesmas dan rumah sakit, serta jasa para tenaga kesehatan karena tugasnya berkaitan dengan nyawa manusia.
Baca juga: Manggarai Barat komitmen atasi stunting
Dia juga memberi perhatian serius terhadap upaya penanggulangan demam berdarah yang setiap tahun mengancam serta angka gizi buruk yang diharapkan pada waktu mendatang tidak ada lagi.
"Keterlibatan IDI dilakukan dengan gerakan masif terjun langsung ke kelurahan-kelurahan membantu petugas di lapangan melakukan sosialisasi sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tentang penanganan kekerdilan," katanya saat membuka Musyawarah Cabang Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kupang seperti dalam keterangan tertulis Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang yang diterima di Kupang, Senin, (19/9/2022).
Ia mengatakan perlu ada kolaborasi antara IDI, rumah sakit, dan pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk mewujudkan kesejahteraan warga Kota Kupang di bidang kesehatan, salah satunya dalam upaya menekan angka kekerdilan yang saat ini masih di sekitar 20 persen.
George Melkianus Hadjoh optimistis dengan kerja sama dan dukungan semua pihak, termasuk IDI, pada tahun 2023 angka kekerdilan di Kota Kupang turun di angka 16 persen dan tahun 2024 sudah mencapai 14 persen sesuai arahan Presiden Jokowi.
Baca juga: Kota Kupang bentuk tim percepatan penanganan stunting
Ia mendorong IDI Cabang Kupang untuk mendesain program disertai solusi.
Pemerintah, kata dia, pasti menindaklanjuti berbagai rekomendasi dari IDI dalam bidang pelayanan kesehatan, seperti ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan di puskesmas dan rumah sakit, serta jasa para tenaga kesehatan karena tugasnya berkaitan dengan nyawa manusia.
Baca juga: Manggarai Barat komitmen atasi stunting
Dia juga memberi perhatian serius terhadap upaya penanggulangan demam berdarah yang setiap tahun mengancam serta angka gizi buruk yang diharapkan pada waktu mendatang tidak ada lagi.
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Eks Dirut PGN Hendi Prio Santoso didakwa terima Rp5,09 miliar di kasus korupsi gas
16 April 2026 14:34 WIB
Kejagung: Hery Susanto diduga menerima uang Rp1,5 miliar dari PT TSHI terkait nikel
16 April 2026 14:29 WIB
KPK memeriksa Kasi Penegakan Hukum Kemenkeu soal uang disita pada kasus KPP Jakut
16 April 2026 12:32 WIB
KPK menyita enam barang dari Faizal Assegaf terkait kasus di Ditjen Bea Cukai
15 April 2026 9:38 WIB
KPK mendalami dugaan seorang polisi terima Rp16 miliar terkait proyek di Bekasi
14 April 2026 12:40 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
MBG telah menjangkau 27 ribu SPPG dengan serapan anggaran capai Rp60 triliun
20 April 2026 14:00 WIB