Logo Header Antaranews Kupang

Lima Provinsi dapat Program Beasiswa Presiden

Selasa, 13 Desember 2016 14:59 WIB
Image Print
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan
"Presiden telah memerintahkan nanti pada awal tahun 2017 sudah ada beasiswa presiden bagi lima provinsi Indonesia Timur," kata Luhut B Pandjaitan.

Lembata, NTT (Antara NTT) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pada awal 2017 pemerintah meluncurkan program beasiswa presiden untuk lima provinsi di Indonesia timur.

"Presiden telah memerintahkan nanti pada awal tahun 2017 sudah ada beasiswa presiden bagi lima provinsi Indonesia Timur, seperti Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara dan NTT," katanya saat memberikan sambutannya ketika menghadiri peringatan Hari Nusantara di Lembata, Selasa.

Ia menjelaskan beasiswa presiden ini ditujukan bagi putra-putri daerah yang ingin melanjutkan pendidikan khusus bagi yang berada pada program S2 dan S3 khususnya dalam bidang ekonomi, serta dalam bidang teknik kelautan, perikanan, teknik sipil serta perikanan budi daya.

Oleh karena itu, Luhut yang pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan mengharapkan agar Gubernur NTT Frans Lebu Raya serta pemerintah daerah lainnya diharapkan menyiapkan putra-putra daerahnya yang pintar untuk bisa mendapatkan beasiswa presiden tersebut.

"Pada akhir Januari 2017 nanti kita sudah mulai matrikulasi program. Walaupun ini masih wacana tetapi ini akan kita lakukan," ujarnya.

Karena itu, ia meminta jika NTT ingin maju dan meningkatkan pendidikan dan tertinggal dalam hal kebodohan maka harus menyiapkan dari jauh-jauh hari putra daerahnya untuk mengikuti program tersebut.

Program tersebut sendiri akan difokuskan di universitas-universitas terbaik di Indonesia, seperti Universitas Indonesia serta di seluruh dunia.

Hal ini, menurutnya, merupakan bagian dari, perhatian pemerintah kepada masyarakat Indonesia khususnya wilayah timur tidak hanya dalam hal pembangunan tetapi juga dalam bidang pendidkan.

Dalam bidang pembangunan menurutnya, pemerintah terus membangun jalur-jalur transportasi serta dan juga pembangunan lainnya, seperti pintu perbatasan serta pembangunan bendungan-bendungan untuk mensejaterakan rakyat.

"Saat ini perhatian dari pemerintah kepada masyarakat sudah sangat besar. Jangan hanya mau mengkritik tetapi juga mengkritik untuk membangun, bukan menjatuhkan," tambahnya.



Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026