
Kompolnas minta klarifikasi Kapolda Jateng, ini alasannya

...Ini sedang kami klarifikasi. Kami berkirim surat ke Kapolda Jateng, kata Komisioner Kompolnas Poengky Indarti dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, (8/2/2024)
Jakarta (ANTARA) -
"Jangan sampai maksud baik cooling system yang biasa dilakukan saat pemilu/pilkada agar masyarakat bijak tidak terpengaruh berita-berita hoaks, agar tidak terjadi konflik sosial, kemudian diterjemahkan salah di lapangan, sehingga berdampak pada dugaan ada intervensi dari pihak kepolisian," ujar Poengky.
Di sisi lain, Poengky sependapat bahwa adanya pernyataan sikap dari sejumlah kampus yang mengkritisi Presiden Joko Widodo sebagai bagian dari demokrasi.
"Presiden sendiri menyatakan bahwa itu bagian dari demokrasi," katanya.
Poengky juga membenarkan bahwa pernyataan sikap kritis kampus itu bagian dari kebebasan berekspresi sekaligus bagian dari tugas perguruan tinggi untuk melakukan kritik dan koreksi, sehingga harus dihormati oleh semua pihak.
"Oleh karena itu pimpinan perlu memastikan agar aparat kepolisian di lapangan berhati-hati dalam bertindak. Jangan sampai upaya cooling system yang baik justru dianggap sebaliknya," kata Poengky.
Sementara itu, Polri melaksanakan Operasi Nusantara Cooling System (NCS) 2023-2024 sejak 11 September-Desember 2023 berlanjut selama setahun penuh di 2024.
Operasi NCS Polri mengedepankan upaya preemtif dan preventif untuk mengeliminir terjadinya potensi konflik sosial menjelang pemungutan suara Pemilu 2024.
Sasaran Operas NCS Polri yakni potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata. Sedangkan untuk target operasi, yaitu orang, kelompok, tempat kegiatan dan benda.
Baca juga: PP Polri siap menangkan Ganjar-Mahfud MD di Pilpres 2024
Baca juga: Polri sudah keluarkan telegram jaga netralitas pada Pemilu 2024
Baca juga: Polri selamatkan 3.000 pekerja migran Indonesia dari TPPO
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kompolnas minta klarifikasi Kapolda Jateng terkait cooling system
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor:
Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
