Logo Header Antaranews Kupang

DPRD Kota Kupang mendesak Pemkot anggarkan dana dukung UMKM di Saboak

Senin, 28 Juli 2025 12:53 WIB
Image Print
Sunday Market Buat Orang Kupang (Saboak) di Kota Kupang. ANTARA/Kornelis Kaha

Kupang (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, mendesak Pemerintah Kota Kupang untuk segera membuat postur anggaran agar ada dukungan dana dari APBD untuk pelaksanaan Sunday Market Untuk Orang Kupang (Saboak).

"Biasanya pemerintah yang minta anggarannya ke kita (DPRD), tetapi ini kami yang minta supaya dianggarkan," kata Ketua DPRD Kota Kupang Richard Elvis Odja di Kupang, Senin.

Ia mengatakan desakan penganggaran itu berkaitan dengan pelaksanaan Saboak di Taman Nostalgia Kota Kupang, yang merupakan salah satu program Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk meningkatkan ekonomi pelaku UMKM di Kota Kasih tersebut.

Saboak telah berjalan kurang lebih enam minggu. Pelaksanaan kegiatan bagi pelaku UMKM yang dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu itu disebut tidak menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

Namun, menurut dia, kegiatan itu terlaksana berkat sinergitas antara Pemkot Kupang dengan sejumlah Lembaga baik itu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan beberapa Lembaga lainnya.

Ricard Odja mengatakan memberikan apresiasi upaya dari Pemkot Kupang yang telah memberikan ruang bagi para pelaku UMKM di Kota Kupang, sehingga bisa memiliki tempat usaha yang terlaksana setiap akhir pekan.

"Kami minta anggarannya segera diusulkan agar segera disidangkan agar bisa dianggarkan," ujar dia.

Saat ini, ujar dia, banyak permintaan dari para pelaku UMKM di Kota Kupang yang ingin berjualan di lokasi tersebut.

Namun, menurut dia, karena lokasi yang disiapkan belum memadai, sehingga proses jualan oleh pelaku UMKM di Saboak dilakukan secara bergilir.

"Dorongan publiknya kuat sekali tentang Saboak ini. Ini masyarakat punya antusias tinggi sekali, dan bila perlu ini menjadi program utama dari pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota" ujar dia.

Ia juga mengatakan selama ini banyak sekali bantuan untuk UMKM, namun sayangnya setelah bantuan itu ada, kelanjutannya tidak jalan.

"Nah sekarang pasarannnya sudah ada, tinggal pelaku UMKM berkreasi," ujar dia, yang memuji gerak cepat dari Pemkot Kupang bersinergi dengan sejumlah lembaga-lembaga BUMN nasional sehingga Saboak tersebut berjalan dengan aman dan lancar.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026