
Pemkab Mabar dorong peningkatan kemampuan pelaku UMKM Golo Mori

Labuan Bajo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) melalui Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Koperasi dan UMKM (Disnakertranskopumkm) setempat melakukan pelatihan dan bimbingan guna mendorong peningkatan kemampuan bagi para perempuan pelaku UMKM di kawasan industri pariwisata Golo Mori.
"Lokus yang dipilih adalah Desa Golo Mori, karena itu daerah penyangga kawasan industri pariwisata Golo Mori," kata Kepala Disnakertranskopumkm Manggarai Barat Theresia P Asmon saat dihubungi di Labuan Bajo, Kamis.
Ia mengatakan pelatihan kepada 25 orang pelaku UMKM itu merupakan kegiatan kemitraan bersama dengan Yayasan Insan Bumi Mandiri dengan dukungan Asian Foundation.
"Selama enam bulan oleh yayasan dan kami akan mendampingi ibu-ibu pelaku UMKM yang semuanya pemula, hampir semua belum pernah dapat pendampingan," ujarnya.
Ia juga menjelaskan para pelaku UMKM sebagian besar telah memiliki usaha di kawasan wisata Pantai Pasir Panjang Golo Mori yang ramai dikunjungi oleh wisatawan.
Sehingga, lanjut dia, Disnakertranskopumkm Manggarai Barat dalam awal pelatihan pada UMKM akan melatih hal mendasar dalam pengembangan UMKM seperti konsep bisnis, pelatihan teknis untuk produk tertentu seperti olahan ikan, pengenalan standar keamanan pangan dan pelatihan lainnya.
"Walaupun mereka masih pemula, tapi orientasi bisnis harus berubah karena yang dilayani bukan hanya warga lokal sekitar desa saja, tetapi pengunjung secara luas bahkan wisatawan," tegasnya.
Pihaknya juga akan mendorong beberapa desa lainnya di Labuan Bajo yang memiliki UMKM akan berkolaborasi melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM di Desa Golo Mori.
Pengembangan UMKM di Labuan Bajo secara optimal dilakukan oleh Disnakertranskopumkm Manggarai Barat, karena hal tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah agar perkembangan pariwisata Labuan Bajo berdampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
Pewarta : Gecio Viana
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
