
Pemkab Mabar dan PLN berkolaborasi tangani kebakaran di Labuan Bajo

Labuan Bajo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) berkolaborasi dengan PT PLN Nusantara Power Services Unit Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Flores menangani dan menanggulangi potensi bencana kebakaran di daerah itu.
"Ini sebagai bentuk sinergi sekaligus secara bersama-sama menanggulangi dan memitigasi potensi kebakaran di Manggarai Barat, khususnya Labuan Bajo," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Manggarai Barat Yeremias Ontong di Labuan Bajo, Kabupaten Mabar, Nusa Tenggara Timur, Jumat.
Ssebagai bentuk komitmen kolaborasi, Satuan Polisi Pamong Praja Manggarai Barat telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan PT PLN Nusantara Power Services Unit PLTMG Flores tentang penanganan dan penanggulangan kebakaran di Labuan Bajo.
"Kerja sama ini menindaklanjuti MoU antara PT PLN Nusantara Power Services Unit PLTMG Flores," ujarnya.
Ia menilai kerja sama tersebut strategis karena kedua instansi semakin memperkenalkan sinergi pelayanan penanggulangan kebakaran yang dimulai dari upaya pencegahan kebakaran hingga evakuasi korban terdampak di wilayah itu.
"PKS ini sebagai pedoman bagi para pihak dalam penanggulangan kebakaran di Manggarai Barat dan secara khusus di PLTMG Flores serta penyediaan bantuan pelayanan penanggulangan kebakaran berupa pencegahan, pengendalian, pemadaman, penyelamatan dalam peristiwa kebakaran di Manggarai Barat, khususnya pada PLTMG Flores," katanya.
Melalui sumber daya manusia dan sarana prasarana yang dimiliki Pemkab Manggarai Barat dan PT PLN Unit PLTMG Flores, ia mengaku optimistis peristiwa kebakaran di daerah itu dapat ditangani lebih baik.
"Kami bersinergi dengan semua unit pemadam kebakaran (damkar), sehingga saat ada kebakaran kita bisa melakukan kolaborasi dan kami berharap dengan PKS ini Pemkab Manggarai Barat juga mendapatkan keuntungan lain karena PT PLN ini perusahaan besar, tentu ada hal-hal lain yang bisa dibagikan entah itu teknologi atau lainnya," katanya.
Ia menjelaskan banyak pihak telah memberikan dukungan kepada Satuan Polisi Pamong Praja Manggarai Barat guna peningkatan dalam layanan pemadaman kebakaran di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo.
"Beberapa waktu lalu sejumlah pelaku pariwisata memberikan bantuan seperti alat pelindung diri bagi petugas damkar dan di Labuan Bajo saya kira sangat luar biasa, kita saling bersinergi sehingga semua saling peduli, khususnya kebakaran," katanya.
Unit Damkar Satuan Polisi Pamong Praja saat ini memiliki dua mobil damkar dan satu mobil penyuplai air.
Sejak Januari-September 2025 tercatat 18 kasus kebakaran terjadi di dua kecamatan, yakni 17 kebakaran di Kecamatan Komodo dan satu kasus di Kecamatan Boleng.
Pewarta : Gecio Viana
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
