Labuan Bajo (ANTARA) - Kantor Imigrasi Labuan Bajo berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar bakti sosial (baksos) donor darah guna memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat di Labuan Bajo.
"Kegiatan ini juga dilakukan untuk menyambut hari ulang tahun pertama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas)," kata Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo Christian Prantigo di Labuan Bajo, Rabu.
Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Imigrasi Labuan Bajo tersebut diikuti oleh puluhan warga Labuan Bajo serta para pegawai Kantor Imigrasi Labuan Bajo.
"Sebanyak 16 kantong darah terkumpul dalam kegiatan ini," ujarnya.
Ia menjelaskan aksi kemanusiaan donor darah itu dilakukan menyikapi kesulitan warga Labuan Bajo dalam mendapatkan darah.
"Kami menilai kegiatan ini merupakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas, menyehatkan masyarakat yang mendonorkan darahnya sekaligus membantu saudara kita yang membutuhkan darah, setetes darah kita sangat membantu," ujarnya.
Staf PMI Manggarai Barat Redemtus Charles mengapresiasi Kantor Imigrasi Labuan Bajo yang dinilai rutin melakukan kegiatan donor darah di Labuan Bajo.
"Kegiatan ini sangat membantu kami, Kantor Imigrasi bisa empat kali kegiatan donor darah dalam satu tahun," katanya.
Seluruh kantong darah yang terkumpul, kata dia, akan didistribusikan ke tiga rumah sakit (RS) yang berada di Labuan Bajo, yakni RSUD Komodo, RS Siloam Labuan Bajo, dan RS St Yoseph Labuan Bajo.
"Harapan kami instansi lainnya juga rutin melakukan karena jika ada stok darah masyarakat tidak perlu mencari darah, tidak perlu mencari pendonor tapi kami dapat penuhi," katanya.

