Logo Header Antaranews Kupang

Menko IPK menyiapkan KTM Ponu jadi etalase pembangunan wilayah perbatasan

Kamis, 13 November 2025 19:01 WIB
Image Print
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memberi keterangan pers terkait rencana pengembangan infrastruktur di Kawasan Transmigrasi Modern (TKM) Ponu, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, Kamis, (13/11/2025). ANTARA/Yoseph Boli Bataona

Kabupaten TTU, NTT (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ( Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan Kawasan Transmigrasi Modern (TKM) Ponu, Nusa Tenggara Timur, disiapkan menjadi etalase pembangunan wilayah perbatasan negara.8

“Wilayah ini (Ponu) dekat perbatasan Indonesia dengan Timor Leste, sehingga menjadi prioritas pembangunan infrastruktur,” kata AHY saat kunjungan kerja di TKM Ponu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kamis.

Dalam kesempatan itu, AHY melakukan dialog rakyat guna mendengarkan aspirasi langsung dari masyarakat di wilayah KTM Ponu.

Ia mengakui tantangan alam dan geografis menjadi salah satu kendala pengembangan, padahal terdapat sejumlah potensi pertanian dan perkebunan yang bisa dikembangkan di wilayah perbatasan tersebut.

“Tadi sudah diangkat soal bendungan, waduk, dan irigasi. Saya akan memberikan atensi dan mendorong Kementerian Pekerjaan Umum untuk memperhatikan suplai air bersih,” katanya.

Ia menambahkan dengan tersedianya air bersih yang cukup, para petani bisa meningkatkan produktivitas hasil panen hingga dua atau tiga kali dalam setahun.

Menurut AHY, infrastruktur dasar jalan juga sangat penting untuk melayani mobilitas masyarakat dan ekonomi di wilayah perbatasan itu.

“Infrastruktur jalan dibutuhkan untuk mendekatkan produktivitas pertanian dengan pasar dan titik-titik distribusi. Oleh karena itu, saya kembali mendorong Kementerian PUPR berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk terus memperbaiki akses jalan masyarakat perbatasan,” ujarnya.

Ia menegaskan hal itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perhatian khusus bagi masyarakat di kawasan perbatasan yang masih cukup tertinggal dari sisi infrastrukturnya.

“Pak Bupati tadi menyampaikan soal potensi garam yang berkualitas di wilayah pantai utara ini. Tentu butuh teknologi tertentu agar berkelanjutan. Ini juga akan kami petakan lebih lanjut bersama Kementerian Perindustrian,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati TTU Yosep Falentinus Kebo mengatakan KTM Ponu yang terletak di Kecamatan Biboki Anleu telah ditetapkan sebagai salah satu kawasan transmigrasi prioritas nasional.

“Sejatinya kawasan ini memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Namun, keterbatasan infrastruktur dasar, irigasi, dan akses jalan serta belum tuntasnya legalitas lahan bagi warga transmigrasi masih menjadi kendala utama,” ujarnya.

Falentinus berharap melalui kunjungan kerja Menko IPK, Menteri Transmigrasi, dan Menteri Ekonomi Kreatif mampu mempercepat sinergi pembangunan di wilayah tersebut.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menko IPK siapkan KTM Ponu jadi etalase pembangunan wilayah perbatasan



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026