
Kemenag Sumba Tengah mengintensifkan kampanye moderasi beragama

Kupang, NTT (ANTARA) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, bersama pemerintah daerah setempat mengintensifkan kampanye moderasi beragama guna mewujudkan lingkungan yang harmonis dan toleran.
Kepala Kantor Kemenag Sumba Tengah Yohanes Baptiste Seja dalam keterangannya di Kupang, Sabtu, mengatakan moderasi beragama merupakan cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang mengedepankan keseimbangan antara klaim kebenaran normatif dan penghormatan terhadap realitas kemajemukan.
"Kemajemukan adalah anugerah Tuhan yang tidak bisa diperdebatkan. Kita harus menyikapinya dengan menumbuhkan moderasi beragama," ujarnya.
Hal itu disampaikan dalam forum diskusi seputar isu aktual pada kegiatan implementasi berbasis lokasi Kampung Moderasi Beragama (KMB).
Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Desa Tanamodu sebagai upaya memperkuat moderasi beragama, memupuk sikap toleransi, dan mencegah penyebaran paham ekstremisme yang dapat mengancam stabilitas nasional.
Yohanes menegaskan moderasi beragama merupakan salah satu bentuk kelapangan hati dalam menerima perbedaan.
“Moderasi beragama itu ketika saya mengembangkan diri dengan ajaran agama saya, maka orang lain juga boleh mengembangkan diri dengan ajaran agamanya,” katanya.
Sebagai langkah nyata dalam membumikan moderasi beragama, Kemenag Sumba Tengah telah menetapkan Desa Tanamodu, Kecamatan Katikuna Selatan sebagai Kampung Moderasi Beragama pada tanggal 3 Agustus 2023 lalu.
Kepala Seksi Pendidikan dan Bimbingan Masyarakat Islam Ahmad Hamdi Mulyo menjelaskan bahwa toleransi, moderasi, dan keberagaman menjadi alasan Desa Tanamodu ditetapkan sebagai Kampung Moderasi beragama.
Sementara itu, Kepala Desa Tanamodu Ferdinan Umbu Kawaungu yang menambahkan bahwa keterlibatan, toleransi, kebersamaan serta kolaborasi antar umat beragama adalah kunci utama dalam menumbuhkan nilai moderasi beragama di Desa Tanamodu.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antarumat beragama dan menjadikan keberagaman sebagai pilar kekuatan sosial di Kabupaten Sumba Tengah.
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
