Malam Paskah dan pembaharuan janji baptis

id Malam Paskah

Pembaharuan janji baptis diikuti pemberkatan umat. (ANTARA FOTO)

Misa Malam Paskah menurut liturgi dan tradisi gereja Katolik merupakan pembaharuan janji baptis untuk menjadi anak Allah sambil menanti kebangkitan Yesus pada Hari Minggu Paskah.
Kupang (ANTARA) - Romo Ande Sika, Pr berpendapat perayaan misa Malam Paskah menurut liturgi dan tradisi gereja Katolik merupakan pembaharuan janji baptis untuk menjadi anak Allah sambil menanti kebangkitan Yesus pada Hari Minggu Paskah.

Di sini, umat Katolik harus menanamkan keyakinan yang sungguh-sungguh tentang makna kebangkitan tersebut, kata Romo Ande Sika saat memimpin misa Malam Paskah di Stasi Yesus Maria Yosep Liliba, Kupang, Sabtu (20/4) malam.

Romo Ande kemudian menjabarkan, sebagai aparatur sipil negara (ASN), wajib berbahasa Inggris pada setiap hari Rabu, dan wajib mengenakan pakaian adat pada setia Selasa dan Kamis.

Ini sebuah tradisi baru dari pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Timur yang wajib ditataati oleh setiap ASN sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi yang telah diwariskan.

Animo umat Katolik dalam mengikuti misa Malam Paskah, menurut Romo berusia 60 tahun itu, terkadang melebihi animo terhadap perayaan Minggu Paskah pada esok harinya. 

Menurut dia, hal ini sebenarnya tidak menjadi masalah jika umat menyadari makna perayaan Malam Paskah serta tidak menghilangkan makna dan perayaan dari Minggu Paskah.

Ia mengatakan Malam Paskah menuntut semua umat Katolik untuk bertobat dan merubah diri ke arah yang lebih baik dan bermartabat lewat janji baptis yang diucapkan dan air berkat yang diperciki.

Malam Paskah, kata Romo yang mengaku lima tahun sakit setelah dibaptis itu, menuntut semua orang harus berjaga-jaga menantikan kebangkitan Yesus Kristus setelah tiga hari wafat di kayu salib pada Jumat Agung.

Malam Paskah sering disebut juga dengan Vigilis (bahasa latin) yang artinya berjaga-jaga atau bersiap-siap menanti kebangkitan Yesus pada Minggu Paskah atau peralihan dari kematian menuju kehidupan baru.

Misa Malam Paskah di Stasi Yesus Maria Yosep Liliba Kupang berlangsung selama empat jam mulai dari pukul 18.00 - 22.00 WITA, namun umat tetap tabah di bawah tenda stasi yang porak-poranda dan sedang dalam proses pembangunan itu.

Baca juga: Umat Katolik Rayakan Malam Paskah

Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar