
BPBD mencatat 31 rumah terdampak cuaca ekstrem di Kota Kupang

Kupang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat sebanyak 31 rumah di Kota Kupang mengalami kerusakan akibat angin kencang yang melanda sejak Sabtu (17/1) hingga Minggu (18/1).
Kepala BPBD Kota Kupang Ernest Ludji kepada ANTARA di Kupang, Senin, mengatakan sejumlah rumah itu tersebar di dua kecamatan di Kota Kupang, yakni di Kecamatan Alak dan Kecamatan Kota Raja.
Di Kecamatan Alak tercatat 13 rumah terdampak baik yang rusak ringan maupun rusak berat, sementara sisanya tersebar di Kecamatan Kota Raja.
BPBD Kota Kupang mencatat terdapat 16 kepala keluarga dan 81 jiwa terdampak oleh cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.
Dia mengatakan untuk membantu masyarakat terdampak Pemerintah Kota Kupang melalui BPBD Kota Kupang telah menyalurkan bantuan kebutuhan dasar, seperti sembako, terpal, selimut, dan kasur spon.
Terpal sangat diperlukan oleh warga terdampak karena beberapa rumah atapnya terbang terbawa oleh angin.
Selimut dan kasur juga dibutuhkan karena saat hujan selimut dan kasur terkena hujan sehingga tak ada alas buat tidur.
BPBD Kota Kupang mengingatkan masyarakat di kota itu untuk selalu mewaspadai cuaca ekstrem yang masih terjadi.
Sebab menurut prediksi BMKG, cuaca ekstrem di NTT akan terjadi hingga 23 Januari 2026 pekan ini.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
