
Imigrasi NTT memperkuat integritas dan layanan keimigrasian

Kupang, NTT (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Kanwil Ditjenim) Nusa Tenggara Timur menjadikan Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76 sebagai momentum memperkuat integritas lembaga dan pelayanan keimigrasian yang humanis kepada masyarakat di daerah itu.
“Tema Hari Bhakti Imigrasi tahun ini hendaknya kita maknai sebagai penguat komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan keimigrasian yang profesional, akuntabel, humanis, dan berintegritas,” kata Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum selaku Pelaksana Harian Kepala Kanwil Ditjenim Saroha Manullang di Kupang, Senin.
Hal itu ia sampaikan dalam acara syukuran HBI Ke-76 dengan tema “Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju” yang digelar serentak secara hybrid melalui Zoom Meeting oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.
Melalui kegiatan syukuran tersebut, ia mengajak seluruh jajaran Imigrasi di lingkungan Kanwil Ditjenism NTT untuk menjadikan capaian yang telah diraih sebagai motivasi, dan kekurangan yang ada sebagai bahan evaluasi bersama.
“Kita harus terus berbenah, berinovasi, dan memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Hal itu penting, menurut dia, mengingat wilayah NTT yang memiliki karakteristik geografis kepulauan dan posisi strategis berbatasan langsung dengan negara lain, tantangan tugas keimigrasian semakin kompleks dan menuntut kesiapan, sinergi, serta dedikasi yang tinggi.
Tercatat sepanjang 2025 pada bidang pelayanan dokumen perjalanan, Kanwil Ditjenim NTT menerbitkan 7.150 paspor biasa dan 14.213 paspor elektronik, sehingga total dokumen perjalanan yang diterbitkan mencapai 21.363 dokumen.
Saroha berharap Hari Bhakti Imigrasi tahun ini semakin memperkokoh tekad jajaran Kanwil Ditjenim NTT dalam menjaga maruah institusi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memberikan kontribusi nyata bagi negara.
Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto dalam sambutan tertulisnya mengajak segenap insan imigrasi untuk bertransformasi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta selaras dengan arah kebijakan nasional.
Ia turut menyoroti pentingnya penguatan pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), pemberian bebas visa kunjungan secara selektif, serta perluasan kelembagaan imigrasi di luar negeri.
Pada kesempatan itu, Menteri Imipas turut meresmikan 18 Kantor Imigrasi baru sebagai upaya penguatan kelembagaan sekaligus perluasan jangkauan layanan keimigrasian bagi masyarakat di tingkat daerah.
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
