
Pertamina mendatangkan 1.381 tabung gas penuhi kebutuhan warga Kupang

Kupang (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Jawa Timur Bali Nusa Tenggara kembali mendatangkan 1.381 tabung gas LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Sebanyak 1.381 tabung gas LPG telah didatangkan dari Surabaya pada Sabtu kemarin dan sudah tiba di Kupang,” kata Area Manager Communication, Relations, & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi di Kupang, Minggu.
Dia mengatakan tindakan mendatangkan LPG itu menanggapi banyaknya keluhan dari masyarakat soal sulitnya mendapatkan gas LPG di Kota Kupang beberapa hari terakhir.
Dia menambahkan 1.381 tabung gas LPG itu terdiri dari 868 tabung LPG 12 kilogram (kg), 60 tabung LPG 50 kg, dan 453 tabung LPG 5,5 kg.
Sejumlah gas LPG itu, kata dia, pada Minggu (8/3) sudah dibongkar dan didistribusikan dan dikirim ke outlet Kota Kupang dan sekitarnya.
Dia menambahkan kelangkaan LPG di Kota Kupang itu akibat sejak akhir Februari lalu penyaluran mengalami kendala menyusul kapal pengangkut mengalami antrean sandar dan muat kontainer di Pelabuhan Surabaya yang menjadi lokasi penyuplai.
"Namun saat ini sudah tiba di Kota Kupang, proses bongkar dari kontainer langsung dilaksanakan dan diproses dengan cepat untuk didistribusikan," katanya.
Dia menambahkan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi gas LPG, selanjutnya saat ini terdapat 1.125 tabung gas lagi yang sedang dikirim menuju ke Kupang.
“Estimasi kedatangan tambahan LPG itu akan tiba Senin (9/1),” ujar dia.
Ahad menambahkan saat ini terdapat lebih kurang 20 outlet LPG nonsubsidi yang melayani masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya. Pertamina Patra Niaga memastikan kualitas dan kuantitas LPG sesuai ketentuan dan mencukupi kebutuhan masyarakat setempat.
Lebih lanjut kata dia, Pertamina Patra Niaga komitmen kelancaran penyaluran LPG di Kota Kupang dan sekitarnya. Penyaluran dipastikan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat setempat, monitoring ketat pun dilaksanakan agar dapat mengambil langkah mitigasi dan antisipasi jika terjadi kendala dalam proses distribusi.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
