
Dua warga binaan di NTT terima remisi khusus Nyepi 2026

Kupang, NTT (ANTARA) - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur (Ditjenpas NTT) menyerahkan remisi khusus Hari Raya Nyepi 2026 kepada dua warga binaan sebagai wujud apresiasi atas perubahan perilaku selama masa pembinaan.
“Pemberian hak ini diharapkan menjadi pendorong bagi mereka untuk tetap taat dan mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas NTT Ketut Akbar Herry Achjar dalam keterangannya di Kupang, Jumat.
Sebanyak dua orang warga binaan resmi menerima Remisi Khusus (RK) Nyepi sebagai bentuk pemenuhan hak konstitusional sekaligus apresiasi negara atas transformasi perilaku positif yang mereka tunjukkan selama menjalani masa pembinaan.
Ia menjelaskan penyerahan remisi oleh Kanwil Ditjenpas NTT melalui Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara dipastikan berjalan secara transparan dan akuntabel melalui proses verifikasi ketat di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-NTT.
Berdasarkan data resmi, perolehan Remisi Khusus (RK-I) tahun ini diberikan kepada satu orang warga binaan dengan pengurangan masa pidana selama 15 hari, sementara satu orang lainnya menerima pengurangan selama 1 bulan.
Di sisi lain, untuk kategori anak binaan, laporan dari seluruh UPT menunjukkan nihil penerima Pengurangan Masa Pidana (PMP) Khusus Nyepi tahun ini.
Kondisi tersebut menegaskan bahwa pemberian hak pengurangan masa pidana dilakukan secara sangat selektif dengan menjunjung tinggi ketentuan administratif dan substantif yang berlaku.
Kakanwil Herry juga memberikan jaminan bahwa seluruh proses birokrasi dalam pemberian remisi dan integrasi dilakukan secara bersih dan profesional.
“Kami menjamin seluruh tahapan dilaksanakan secara transparan dan bebas dari segala bentuk praktik pungutan liar,” tegasnya.
Salah satu warga binaan berinisial IWN menyebut pengurangan masa pidana melalui Surat Keputusan (SK) remisi tersebut sebagai kado istimewa di hari suci Nyepi yang membawa harapan baru untuk segera kembali ke bersama keluarga.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh jajaran pemasyarakatan atas bimbingan yang diberikan selama ini. Remisi ini adalah hadiah yang sangat berarti bagi kami," ungkap IWN
Ia menambahkan momentum suci tersebut menjadi titik balik baginya untuk terus memperbaiki diri dan mengikuti seluruh rangkaian pembinaan di rutan dengan sebaik-baiknya sebagai bekal saat bebas nanti.
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
