
DJPb salurkan Rp4,37 triliun dana transfer daerah ke NTT

Kupang, NTT (ANTARA) - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) telah menyalurkan Rp4,37 triliun atau 21,63 persen dari total alokasi dana transfer ke daerah (TKD) untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2026.
Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi NTT Adi Setiawan di Kupang, Jumat, mengatakan realisasi TKD sampai dengan 28 Februari 2026 yakni sebesar Rp4,37 triliun, tumbuh 14,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).
Ia menjelaskan penyaluran tersebut terutama ditopang oleh Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp3.250,86 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik sebesar Rp1.105,82 miliar.
Adapun alokasi DAU tahun 2026 yakni Rp13.758,36 miliar dan terkontraksi 9,95 persen (yoy), sedangkan alokasi DAK Non Fisik sebesar Rp5.028,14 miliar yang tumbuh 9,86 persen (yoy).
Selain itu, alokasi DAK Fisik pada 2026 sebesar Rp267,13 miliar dan kontraksi 71,48 persen (yoy). Namun, belum ada realisasi penyaluran DAK Fisik sampai dengan Februari 2026.
Alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) pada 2026 sebesar Rp74,54 miliar dan terkontraksi 65,14 persen (yoy).
Ia menyampaikan realisasi penyaluran DBH hingga Februari 2026 telah mencapai Rp4,23 miliar atau 5,67 persen dari alokasi, dan kontraksi 45,66 persen (yoy).
“Realisasi kinerja penyaluran tahun 2026 dipengaruhi perubahan alokasi dan kecepatan pemenuhan syarat salur DBH,” ujarnya.
Adi menegaskan akselerasi penyaluran TKD juga sangat bergantung dari kecepatan pemenuhan syarat salur dari masing-masing pemerintah daerah.
Ia juga menyampaikan bahwa tidak ada alokasi insentif fiskal pada tahun 2026 untuk pemerintah daerah regional NTT.
Sementara itu, alokasi dana desa tahun 2026 sebesar Rp1.077,05 miliar untuk 3,136 desa, dan kontraksi 60,10 persen (yoy).
“Hingga Februari 2026, terdapat realisasi dana desa pada tiga pemerintah daerah di regional NTT untuk 340 desa sebesar Rp8,79 miliar atau 0,82 persen dari pagu anggaran,” tambahnya.
Adi memastikan bahwa penyaluran dana transfer ke daerah akan terus berjalan untuk mendukung layanan publik serta menjaga pembangunan di wilayah Provinsi NTT.
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
