Logo Header Antaranews Kupang

Mesir menyebut serangan Israel di Lebanon upaya kacaukan kawasan

Kamis, 9 April 2026 08:55 WIB
Image Print
Arsip foto - Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty (kiri), Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud (dua kiri), Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Pakistan Mohammad Ishaq Dar (dua kanan) dan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan berpose untuk foto bersama sebelum pertemuan segi empat untuk menjadi tuan rumah pembicaraan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan Minggu (29/3/2026). (ANTARA/Xinhua/aa.)

Kairo (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri Mesir pada Rabu mengutuk keras serangan Israel di Lebanon yang disebutnya sebagai upaya baru untuk membuat wilayah kawasan berada dalam kekacauan.

"Republik Arab Mesir mengutuk keras serangkaian serangan udara Israel di berbagai wilayah Lebanon yang bersaudara. Serangan tersebut mencerminkan niat untuk melemahkan upaya de-eskalasi internasional dan merupakan upaya baru Israel untuk menyeret kawasan itu ke dalam kekacauan total," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Menurut data terbaru Kementerian Kesehatan Lebanon, jumlah korban jiwa akibat serangan Israel di negara itu pada Rabu mencapai 112, sementara 837 lainnya mengalami luka.

Sebelumnya di hari yang sama, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa penghentian serangan Israel di Lebanon tidak tercakup dalam perjanjian gencatan senjata dengan Iran karena gerakan Hizbullah.

Pada Selasa malam, Trump mengatakan bahwa ia telah menyetujui gencatan senjata bilateral selama dua minggu dengan Iran, dan memastikan bahwa Iran juga telah setuju untuk membuka Selat Hormuz.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran kemudian mengatakan bahwa Teheran akan memulai pembicaraan dengan AS pada Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.

Sumber: Sputnik

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mesir sebut serangan Israel di Lebanon upaya kacaukan kawasan



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026