
Brimob ungkap dugaan penimbunan 770 liter BBM bersubsidi di Kupang

Kupang (ANTARA) - Personel Intelmob Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengungkap dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kota Kupang dan mengamankan sekitar 770 liter BBM jenis Pertalite dan Solar.
Komandan Satuan Brimob Polda NTT Kombes Pol Afrizal Asri di Kupang, Selasa, mengatakan pengungkapan dilakukan pada Senin (11/5) di sebuah gudang di Jalan Samratulangi, kawasan Pulau Indah, Kota Kupang.
“Petugas mengamankan sekitar 770 liter BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar yang dikemas menggunakan jerigen,” katanya.
Ia menjelaskan, pengungkapan bermula dari pemantauan intensif personel Intelmob Satbrimob Polda NTT terhadap aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan penimbunan BBM subsidi.
Berdasarkan informasi awal, BBM tersebut diduga akan didistribusikan ke wilayah Naikliu, Kabupaten Kupang, menggunakan kendaraan bus.
“Kami menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan pemantauan secara intensif. Setelah data dinilai cukup, personel langsung bergerak dan mengamankan barang bukti,” ujarnya.
Afrizal menegaskan, penindakan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Ia juga menekankan bahwa penyalahgunaan BBM subsidi merugikan masyarakat yang berhak menerima bantuan tersebut.
“BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat. Setiap bentuk penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum,” katanya.
Usai pengamanan, personel Intelmob Satbrimob Polda NTT berkoordinasi dengan Polresta Kupang Kota untuk menyerahkan barang bukti serta melanjutkan proses hukum dan pengembangan kasus guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab.
Selain itu, Afrizal mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam melaporkan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi.
“Kami berharap masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan dugaan penimbunan atau distribusi ilegal BBM subsidi. Sinergi masyarakat dan aparat sangat penting untuk menjaga distribusi energi tepat sasaran,” ujarnya.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
