Logo Header Antaranews Kupang

Rusia peringatkan risiko memprovokasi dalam konflik Iran

Rabu, 6 Mei 2026 13:03 WIB
Image Print
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova. (ANTARA/Xinhua/am.)

Moskow (ANTARA) - Pihak-pihak yang terlibat dalam konflik di sekitar Iran harus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan provokasi oleh pihak tertentu yang berupaya menggagalkan penyelesaian damai, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, Selasa (5/5).

“Dengan mempertimbangkan ketegangan yang masih berlangsung di kawasan, bahkan tindakan yang bersifat terisolasi dapat memicu kembali konfrontasi bersenjata berskala besar," kata Zakharova dalam komentar yang dipublikasikan di situs kementerian tersebut.

"Oleh karena itu, penting untuk tetap waspada terhadap kemungkinan provokasi oleh pihak-pihak yang berupaya merusak upaya perdamaian dan menghambat stabilisasi secara keseluruhan,” katanya menambahkan.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke wilayah Iran, dengan agresi tersebut mengakibatkan lebih dari 3.000 korban jiwa.

Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada 8 April. Perundingan lanjutan yang digelar di Islamabad berakhir tanpa terobosan.

Belum ada laporan mengenai dimulainya kembali permusuhan, namun Amerika Serikat telah memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Para mediator saat ini tengah berupaya mengatur putaran baru perundingan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rusia peringatkan risiko provokasi dalam konflik Iran



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026