Golkar NTT sudah lakukan manuver politik hadapi Pilkada 2020

id pilkada serentak 2020

Golkar NTT sudah lakukan manuver politik hadapi Pilkada 2020

Ketua DPD Partai Golkar NTT Melkianus Lakalena. (ANTARA FOTO/Bernadus Tokan)

"Kami sudah siap sebelum Pemilu serentak 2019. Tahapan yang sudah dilakukan adalah melakukan penjaringan bakal calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah," kata Ketua DPD Partai Golkar NTT Melkianus Lakalena.
Kupang (ANTARA) - Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Nusa Tenggara Timur telah melakukan sejumlah manuver politik antara lain dengan menjaring bakal calon bupati-wakil bupati yang akan bertarung pada Pilkada serentak 2020.

"Kami sudah siap sebelum Pemilu serentak 2019. Tahapan yang sudah dilakukan adalah melakukan penjaringan bakal calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah," kata Ketua DPD Partai Golkar NTT Melkianus Lakalena kepada ANTARA di Kupang, Kamis (20/6).

Dalam proses penjaringan tersebut, kata dia, Partai Golkar NTT telah menetapkan 32 orang sebagai bakal calon kepala daerah, dan 55 orang lainnya sebagai bakal calon wakil kepala daerah.

Menurut dia, Partai Golkar telah mempersilakan semua bakal calon yang melamar melalui pintu Golkar untuk melakukan sosialisasi diri bersama pengurus dan kader partai di daerah.

"Jadi untuk tahapan sekarang, kami sudah mempersilahkan para bakal calon untuk mensosialisasikan diri bersama pengurus dan kader Golkar sampai dilaksanakan survei pada bulan September atau Oktober 2019 mendatang," kata Melki Lakalena.

Dia menambahkan, semua bakal calon, baik yang mendaftar di kabupaten, provinsi dan di DPP Partai Golkar di Jakarta juga dipersilakan menggunakan atribut dan jaringan Partai Golkar untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat.

Pada 2020, akan dilaksanakan pilkada serentak pada sembilan kabupaten di NTT, yakni Kabupaten Belu, Malaka, Timor Tengah Utara (TTU), Sabu Raijua, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Sumba Barat, dan Sumba Timur. 

Baca juga: Golkar NTT targetkan raih 18 kursi DPRD provinsi
Baca juga: Golkar NTT minta kadernya tak emosional
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar