
Gubernur Minta BWAS Usulkan Pembangunan Bendungan

"Saya baru saja memanggil Kepala Balai Wilayah Air dan Sungai dan meminta agar segera mengusulkan tambahan pembangunan bendungan di daerah ini," kata Gubernur Frans Lebu Raya.
Kupang (Antara NTT) - Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya meminta Balai Wilayah Air dan Sungai (BWAS) segera mengusulkan pembangunan bendungan di provinsi berbasis kepulauan itu.
"Saya baru saja memanggil Kepala Balai Wilayah Air dan Sungai dan meminta agar segera mengusulkan tambahan pembangunan bendungan di daerah ini," kata Lebu Raya kepada Antara di Kupang, Rabu.
Menurut Lebu Raya permintaan kepada Kepala Balai BWAS NTT itu setelah rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo dengan sejumlah menteri kabinet di Jakarta pekan lalu, membahas proyek strategis nasional.
Dalam rapat terbatas itu, kata Gubernur Lebu Raya Presiden Jokowi meminta agar fokus mengembangkan tiga aspek pembangunan strategis guna dorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satunya adalah pembangunan infrastruktur sumber daya air.
Dia mengatakan selain jalan dan jembatan, embung, bendungan, dan sarana penampung air penting dibangun karena merupakan subsistem pengembangan sektor pertanian.
"Keinginan Presiden Joko Widodo itu didasari pada fakta bahwa produktivitas masih menjadi tolak ukur kemajuan sebuah daerah dalam upaya pengentasan kemiskinan, menurunkan tingkat ketimpangan keadilan sosial dan membuka lebih banyak lapangan kerja," katanya.
Artinya, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan suatu keharusan yang tidak boleh ditunda-tunda lagi karena bendungan dan infrakstruktur lainnya, dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat seperti air bersih, pengairan lahan pertanian dan perkebunan hingga pembangkit lisrik, katanya.
Dalam hubungan dengan masalah lahan, Gubernur mengatakan telah meminta pihak balai wilayah sungai untuk proaktif melakukan pendekatan dengan masyarakat, untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya ketersediaan sumber air bagi suatu daerah.
"Tentunya juga berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk bersama-sama melakukan sosialisasi kepada masyarakat," katanya.
Dia berharap sebelum 2019, rencana pembangunan tujuh bendungan di NTT sudah bisa teralisasi seluruhnya.
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
