• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews ntt
Jumat, 2 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews ntt
Logo Small Fixed Antaranews ntt
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • TVRI menyusun standar pelayanan baru untuk tiga layanan

      TVRI menyusun standar pelayanan baru untuk tiga layanan

      Kamis, 18 Desember 2025 14:16

      LKBN Antara kembali meraih predikat Badan Publik Informatif kategori BUMN

      LKBN Antara kembali meraih predikat Badan Publik Informatif kategori BUMN

      Selasa, 16 Desember 2025 9:47

      AHY: Kebutuhan anggaran pemulihan bencana di Pulau Sumatera di atas Rp50 triliun

      AHY: Kebutuhan anggaran pemulihan bencana di Pulau Sumatera di atas Rp50 triliun

      Selasa, 9 Desember 2025 14:19

      Akhmad Munir melantik pengurus PWI Jateng 2025-2030

      Akhmad Munir melantik pengurus PWI Jateng 2025-2030

      Selasa, 2 Desember 2025 16:08

      Rais Aam menegaskan Gus Yahya tidak lagi menjabat Ketum PBNU

      Rais Aam menegaskan Gus Yahya tidak lagi menjabat Ketum PBNU

      Sabtu, 29 November 2025 19:36

  • Daerah
    • Kedubes Spanyol meminta Basarnas lanjut cari korban kapal tenggelam

      Kedubes Spanyol meminta Basarnas lanjut cari korban kapal tenggelam

      7 jam lalu

      Gubernur NTT bersama tokoh agama dan adat berdoa di lokasi kecelakaan kapal

      Gubernur NTT bersama tokoh agama dan adat berdoa di lokasi kecelakaan kapal

      31 December 2025 16:32 Wib

      Gubernur NTT melibatkan tokoh agama-adat mencari korban kapal tenggelam

      Gubernur NTT melibatkan tokoh agama-adat mencari korban kapal tenggelam

      31 December 2025 6:39 Wib

      Tim SAR gabungan makin memperluas pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      Tim SAR gabungan makin memperluas pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      31 December 2025 6:38 Wib

      KSOP menutup pelayaran di Labuan Bajo waspadai potensi cuaca ekstrem

      KSOP menutup pelayaran di Labuan Bajo waspadai potensi cuaca ekstrem

      30 December 2025 15:02 Wib

  • Lintas Daerah
    • BMKG: Mayoritas kota-kota besar berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang

      BMKG: Mayoritas kota-kota besar berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang

      31 December 2025 8:52 Wib

      Dua penerjun tewas tenggelam dalam insiden terjun payung di Pangandaran

      Dua penerjun tewas tenggelam dalam insiden terjun payung di Pangandaran

      30 December 2025 17:33 Wib

      Polisi: Jasad 15 korban kebakaran di Panti Werdha Damai Manado tak dapat dikenali

      Polisi: Jasad 15 korban kebakaran di Panti Werdha Damai Manado tak dapat dikenali

      30 December 2025 7:51 Wib

      Panglima TNI tambah 15 batalyon percepat pembangunan jembatan dan hunian di Sumatera

      Panglima TNI tambah 15 batalyon percepat pembangunan jembatan dan hunian di Sumatera

      29 December 2025 12:03 Wib

      BMKG memprakirakan hujan ringan guyur sebagian besar Indonesia

      BMKG memprakirakan hujan ringan guyur sebagian besar Indonesia

      29 December 2025 7:49 Wib

  • Ekonomi
    • HKI meminta pemerintah fokus sinergikan izin kawasan industri pada 2026

      HKI meminta pemerintah fokus sinergikan izin kawasan industri pada 2026

      10 jam lalu

      Rosan menargetkan Rp1 triliun dari dana CSR BUMN untuk pascabencana

      Rosan menargetkan Rp1 triliun dari dana CSR BUMN untuk pascabencana

      10 jam lalu

      Harga BBM Pertamina, Shell, BP, Vivo turun per 1 Januari 2026

      Harga BBM Pertamina, Shell, BP, Vivo turun per 1 Januari 2026

      19 jam lalu

      DJPb NTT mencatat transaksi menggunakan KKP pada 2025 capai Rp29,05 miliar

      DJPb NTT mencatat transaksi menggunakan KKP pada 2025 capai Rp29,05 miliar

      31 December 2025 6:39 Wib

      Mensesneg: Kementerian Kehutanan mengaudit 24 perusahaan penerima HPH, HTI

      Mensesneg: Kementerian Kehutanan mengaudit 24 perusahaan penerima HPH, HTI

      30 December 2025 7:52 Wib

  • Politik & Hukum
    • Polisi mulai menyelidiki penyebab kecelakaan kapal di Labuan Bajo

      Polisi mulai menyelidiki penyebab kecelakaan kapal di Labuan Bajo

      10 jam lalu

      Danki A Yonif 834 Lettu Ahmad Faisal divonis 8 tahun penjara disertai pemecatan

      Danki A Yonif 834 Lettu Ahmad Faisal divonis 8 tahun penjara disertai pemecatan

      31 December 2025 20:14 Wib

      4 terdakwa kasus Prada Lucky divonis 6,5 tahun disertai pemecatan

      4 terdakwa kasus Prada Lucky divonis 6,5 tahun disertai pemecatan

      31 December 2025 16:34 Wib

      Kanwil Imigrasi NTT memaparkan capaian kinerja sepanjang 2025

      Kanwil Imigrasi NTT memaparkan capaian kinerja sepanjang 2025

      31 December 2025 13:19 Wib

      17 terdakwa kasus Prada Lucky divonis 9 dan 6 tahun penjara disertai pemecatan

      17 terdakwa kasus Prada Lucky divonis 9 dan 6 tahun penjara disertai pemecatan

      31 December 2025 13:13 Wib

  • Kesra
    • Mendiktisaintek mendorong penguatan ekosistem riset secara bersama

      Mendiktisaintek mendorong penguatan ekosistem riset secara bersama

      19 jam lalu

      Jasa Raharja memastikan beri santunan korban kecelakaan KM Putri Sakinah

      Jasa Raharja memastikan beri santunan korban kecelakaan KM Putri Sakinah

      30 December 2025 7:32 Wib

      Apindo: Kenaikan UMP perlu mempertimbangkan angka pengangguran-pencari kerja

      Apindo: Kenaikan UMP perlu mempertimbangkan angka pengangguran-pencari kerja

      23 December 2025 9:07 Wib

      BMKG mengimbau warga dan pelaku wisata di Labuan Bajo waspadai cuaca ekstrem

      BMKG mengimbau warga dan pelaku wisata di Labuan Bajo waspadai cuaca ekstrem

      22 December 2025 4:55 Wib

      Pj. Ketum PBNU sambangi sejumlah pesantren di Jawa Timur

      Pj. Ketum PBNU sambangi sejumlah pesantren di Jawa Timur

      19 December 2025 5:29 Wib

  • Olahraga
    • Piala Afrika 2025 - Senegal melaju ke 16 besar sebagai juara Grup D

      Piala Afrika 2025 - Senegal melaju ke 16 besar sebagai juara Grup D

      31 December 2025 8:56 Wib

      Liga Inggris - Arsenal raih kemenangan telak 4-1 atas Aston Villa

      Liga Inggris - Arsenal raih kemenangan telak 4-1 atas Aston Villa

      31 December 2025 8:49 Wib

      Liga Inggris - Manchester United berbagai poin dengan Wolverhampton usai imbang 1-1

      Liga Inggris - Manchester United berbagai poin dengan Wolverhampton usai imbang 1-1

      31 December 2025 8:49 Wib

      Liga Inggris - Newcastle kembali ke jalur kemenangan usai taklukkan Burnley 3-1

      Liga Inggris - Newcastle kembali ke jalur kemenangan usai taklukkan Burnley 3-1

      31 December 2025 8:48 Wib

      Liga Inggris - Chelsea gagal naik ke empat besar meski ditahan Bournemouth 2-2

      Liga Inggris - Chelsea gagal naik ke empat besar meski ditahan Bournemouth 2-2

      31 December 2025 8:47 Wib

  • Hiburan
    • Eksplor komedi Ernest Prakasa terhadap Vino G. Bastian

      Eksplor komedi Ernest Prakasa terhadap Vino G. Bastian

      14 December 2025 6:00 Wib

      Yuni Shara berdangdut, Rhoma Irama bawakan lagu Aladdin

      Yuni Shara berdangdut, Rhoma Irama bawakan lagu Aladdin

      14 December 2025 5:58 Wib

      Psikolog: Uang kerap digunakan sebagai alat regulasi emosi

      Psikolog: Uang kerap digunakan sebagai alat regulasi emosi

      02 December 2025 16:14 Wib

      Gary Iskak meninggal, sisakan duka yang mendalam bagi sahabat

      Gary Iskak meninggal, sisakan duka yang mendalam bagi sahabat

      29 November 2025 19:30 Wib

      Daftar lengkap peraih Piala Citra FFI 2025

      Daftar lengkap peraih Piala Citra FFI 2025

      21 November 2025 9:05 Wib

  • Internasional
    • Prabowo terima laporan soal perkembangan kampung haji Indonesia di Mekkah

      Prabowo terima laporan soal perkembangan kampung haji Indonesia di Mekkah

      24 December 2025 11:51 Wib

      Kelompok Asia-Pasifik resmi ajukan Indonesia sebagai calon Presiden Dewan HAM PBB

      Kelompok Asia-Pasifik resmi ajukan Indonesia sebagai calon Presiden Dewan HAM PBB

      24 December 2025 11:44 Wib

      Lemhannas: Kunjungan Prabowo ke luar negeri untuk mempertegas posisi RI

      Lemhannas: Kunjungan Prabowo ke luar negeri untuk mempertegas posisi RI

      16 December 2025 14:37 Wib

      Anwar Ibrahim mencermati fenomena koruptor dianggap pahlawan di Malaysia

      Anwar Ibrahim mencermati fenomena koruptor dianggap pahlawan di Malaysia

      16 December 2025 14:36 Wib

      Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

      Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

      15 December 2025 10:34 Wib

  • Artikel
    • Riset hingga revisi regulasi, wajah terkini transformasi transmigrasi

      Riset hingga revisi regulasi, wajah terkini transformasi transmigrasi

      31 December 2025 8:58 Wib

      Menunggu aliran deras dari keran moneter yang kian longgar

      Menunggu aliran deras dari keran moneter yang kian longgar

      31 December 2025 8:55 Wib

      Dilema penambahan RTH dan prostitusi ruang terbuka di Jakarta

      Dilema penambahan RTH dan prostitusi ruang terbuka di Jakarta

      31 December 2025 8:51 Wib

      Refleksi akhir tahun 2025, mengawal muruah otda dan keadilan fiskal

      Refleksi akhir tahun 2025, mengawal muruah otda dan keadilan fiskal

      30 December 2025 14:58 Wib

      Melihat sepak terjang TNI pada 2025

      Melihat sepak terjang TNI pada 2025

      30 December 2025 7:47 Wib

  • Foto
    • Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

      Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

      Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

      Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

      Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

      Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

      Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

      Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

  • Video
    • Jelang mudik Nataru, uji emisi gratis di Kupang sasar angkutan online

      Jelang mudik Nataru, uji emisi gratis di Kupang sasar angkutan online

      Bandara El Tari prediksi lonjakan penumpang Nataru capai 79 ribu orang

      Bandara El Tari prediksi lonjakan penumpang Nataru capai 79 ribu orang

      Sidang kasus Prada Lucky sampaikan penolakan tuntutan oditur militer

      Sidang kasus Prada Lucky sampaikan penolakan tuntutan oditur militer

      Kurangi paparan gawai, Kupang gelar festival permainan tradisional

      Kurangi paparan gawai, Kupang gelar festival permainan tradisional

      Sidang tuntutan 17 terdakwa penganiaya Prada Lucky diundur 10 Desember

      Sidang tuntutan 17 terdakwa penganiaya Prada Lucky diundur 10 Desember

Logo Header Antaranews NTT

Artikel - PDIP NTT dalam kendali Emi Nomleni

id PDIP Rabu, 31 Juli 2019 12:03 WIB

Image Print
Artikel - PDIP NTT dalam kendali Emi Nomleni

PDIP NTT dalam kendali seorang wanita, Emelia Julia Nomleni. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

"Organisasi politik ini tidak bisa kita ubah seenak kita, saat kita datang, dan meninggalkannya begitu saja saat kita pergi. Tetapi, sebagai kader partai, kami wajib menjaga dan merawatnya," kata Emelia Nomleni.

Kupang (ANTARA) - Saat dicalonkan menjadi Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2018-2023 untuk mendamping Marianus Sae dalam pencaturan politik lima tahunan itu, Megawati Soekarnoputi, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan sempat memberi penilain khusus terhadap sosok Emelia Julia Nomleni, wanita kelahiran Kupang, 19 September 1966.

Putri Bung Karno itu menilai Emelia Nomleni sebagai sosok perempuan yang tangguh. "Kesan pertama Ibu Mega terhadap Ibu Emi (panggilan akran Emelia Julia Nomleni) ini adalah sosok perempuan yang rapih rapih, cermat dan seorang wanita yang tangguh," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira.

"Ibu Megawati kami kenal sebagai perempuan tangguh yang melawan Orde Baru, dan Ibu Mega yang tangguh memberi komentar 'tangguh' juga kepada Ibu Emi. Saya rasa ini luar biasa karena Ibu Megawati itu jarang memuji orang," ujar Andreas Hugo Pareira saat itu.

Emi Nomleni, perempuang yang penuh senyum itu hanya bisa mengatakan terima kasih atas pujian yang diberikan tersebut. Meski demikian, ibu Emi tidak mau terlena. "Kita makan puji boleh, tapi harus dibatasi. Kita harus kerja keras," komentarnya merendah.

Saat itu, perempuan yang pernah menjadi anggota DPRD NTT periode 2009-2014 itu harus menjalani proses Pilkada NTT seorang diri setelah pasanganya, calon gubernur Marianus Sae tersangkut kasus dugaan korupsi. Marianus Sae, yang saat itu masih menjabat sebagai Bupati Ngada di Pulau Flores, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jejak digital di dunia maya terkait kiprahnya sebagai anggota dewan, nyaris tidak terlacak, bahkan foto dirinya pun hampir tidak ditemukan, sebagaimana layaknya figur-figur publik lainnya. Namun, ibu Emi tetap dicalonkan karena dirinya adalah seorang kader tulen PDI Perjuangan.

Kehadiran sosok perempuan Timor dalam kancah politik pemilu Gubernur NTT kala itu, membuat radar peta politik di NTT seakan memutar haluan, karena Ketua PDC PDI Perjuangan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) periode 2015-2020 ini, merupakan satu-satunya perempuan dalam konstetasi calon gubernur dan wakil gubernur NTT pada saat itu.

“Ini bukan sebuah kebetulan, saya menjadi calon Wakil Gubernur NTT mendampingi Pak Marianus Sae. Tapi, ini merupakan rencana Tuhan. Kita hanya bisa bersyukur sambil memohon kepadaNya,” katanya sambil melempar senyum setelah koalisi kerakyatan PDIP-PKB mengusung kedua sosok tersebut.

Kini, jebolan arsitek Fakultas Teknik Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta (1985-1992), akhirnya ditunjuk oleh induk organisasi menjadi Ketua DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur periode 2019-2024 menggantikan Frans Lebu Raya yang sudah hampir 20 tahun lamanya mengasuh dan membesarkan partai berlambang kerbau mulut putih dalam lingkaran itu.

Penunjukkan Emelia Julia Nomleni menjadi Ketua DPD PDIP NTT itu melalui forum Konferda V DPD PDI Nusa Tenggara Timur di Kupang, Kamis (25/7) malam, yang dipimpin langsung oleh Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira. Emilia antara lain didampingi Yunus Takandewa di posisi sekretaris, dan Patris Lali Wolo di posisi bendahara.

Patriaki kepemimpinan

Bersama Megawati disaat-saat sulit (ANTARA FOTO/Dok)

Emelia ditemui usai penetapan dirinya menjadi Ketua DPD PDIP NTT hanya mengatakan terpilih dirinya menjadi ketua merupakan anugerah Tuhan. "Organisasi ini berjalan sesuai relnya, sehingga sebagai kader partai, kami wajib untuk menjaganya," katanya.

"Organisasi politik ini tidak bisa kita ubah seenak kita, saat kita datang, dan meninggalkannya begitu saja saat kita pergi. Tetapi, sebagai kader partai, kami wajib menjaga dan merawatnya," katanya sembari menambahkan tugas dan tanggung jawab seberat apapun yang diberikan partai, wajib dijalankan dengan penuh rasa tanggungjawab sampai masa berakhir.

Ia juga yakin bahwa dengan dipilihnya perempuan NTT menjadi pimpinan PDIP di provinsi ini membuktikan bahwa patriaka terhadap kepemimpinan politik di NTT itu menjadi sangat terbuka. "Mungkin ini waktu bagi perempuan NTT untuk memberikan warna tersendiri dalam politik di NTT," ujar wanita berambut perak yang kini terpilih kembali menjadi anggota DPRD NTT dari PDIP untuk periode 2019-2024.

Lalu, apa harapan partai terhadap sosok pemimpin perempuan itu? "Kami mengharapkan agar ibu Emi dan struktur barunya bisa bekerja solid. Kami ingin struktur yang baru dan akan dibentuk nanti bisa cepat beradaptasi dengan perubahan, baik di tingkat nasional, provinsi dan daerah," komentar Andreas Hugo Pareira.

Sementara itu, pengamat Politik dari Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang Dr Marianus Kleden menilai kepemimpinan PDI Perjuangan di provinsi setempat akan menghadirkan iklim politik baru dengan ditunjuknya Emelia Nomleni sebagai Ketua DPD PDIP menggantikan Frans Lebu Raya yang sudah 20 tahun memimpin partai tersebut.

"Iklim politik baru yang lebih segar akan tercipta dari pergantian kepemimpinan PDIP di NTT dengan ditunjuknya Emelia Nomleni sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan," katanya sembari menambahkan kehadiran Emelia Nomleni sebagai perempuan pertama yang memimpin partai politik di tingkat provinsi sangat positif dari sisi kesetaraan gender, apalagi Emelia memiliki pengalaman kepemimpinan di tiga ranah yaitu profesinya sebagai sarjana teknik, organisasi gereja GMIT, dan organisasi politik.

Namun dari segi keberlanjutan kepemimpinan, PDIP ingin membersihkan partai dari rezim lama di bawah kepemimpinan Frans Lebu Raya dengan menggeser semua orangnya. "Ini ada sisi baiknya yaitu tercipta iklim baru yang lebih segar, tetap sisi buruknya kalau semua orang baru maka terjadi kegamangan dalam mengurus partai dan tidak ada pewarisan nilai-nilai yang meski dipelihara," kata Dekan FISIP Unwira Kupang itu.

Dalam pandangan Marianus Kleden, Emelia Nomleni juga merupakan calon potensial sebagai Ketua DPRD NTT lima tahun ke depan. "Dengan begitu iklim politik dalam lingkup legislatif maupun eksekutif juga bisa berubah yang dibaca dengan akan terjadinya perimbangan dominasi kekuatan politik dari sisi agama," ujarnya.

Akademisi dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Dr Karolus Kopong Medan M.Hum malah menilai kepemimpinan PDIP NTT mencerminkan keberagaman dengan penunjukan Emelia Nomleni sebagai Ketua DPD PDIP NTT menggantikan Frans Lebu Raya.

"Ditunjuknya Emelia Nomleni sebagai nahkoda baru di tubuh DPD PDIP NTT ini mencerminkan keberagaman kepemimpinan dalam dinamika partai politik di NTT meskipun ini merupakan dinamikan politik yang langka," kata mantan pembantu Dekan I Fakultas Hukum Undana Kupang itu.

Kehadiran Emelia Nomleni sebagai nahkoda baru dalam sosok pemimpin partai menunjukkan keberagaman kepemimpinan partai politik dalam arti yang lebih luas termasuk dari sisi gender atau jenis kelamin.

Meskipun, harus diakui bahwa hal ini merupakan sebuah fenomena langka dalam dinamika perpolitikan di NTT. "Ini juga sebuah kebanggaan tersendiri ketika seorang perempuan tampil menakhodai partai politik sebesar PDIP ini," katanya.

Layak sebagai tokoh

Mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai PDIP Provinsi Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya. (ANTARA FOTO/Aloysius Lewokeda)

Disisi lain, kehadiran Emelia Nomleni sekaligus mengikis pandangan subordinasi bahwa perempuan adalah golongan lemah dan kaum laki-laki lah yang lebih pantas menjadi pemimpin. Dari sisi ini, Emelia Nomleni harus bisa menampilkan pola kepemimpinan keibuan dalam menakhodai partai berlambang banteng gemuk bermoncong putih dalam lingkaran itu.

Dengan pola kepemimpinan ini, diharapkan mampu merangkul semua elemen yang menjadi kekuatan partai, baik dari sisi etnis, agama, wilayah dan lainnya yang menggambarkan keberagaman di provinsi berbasiskan kepulauan itu.

Artinya, keberhasilan kepemimpinan PDIP di NTT ke depan sangat ditentukan oleh bagaimana memanfaatkan keberagaman ini menjadi sebuah kekuatan dahsyat dalam mempengaruhi kebijakan pemerintah, baik di level daerah hingga nasional.

Atas dasar itu, DPP PDIP memandang penting untuk melakukan penyegaran di tubuh DPD PDIP NTT. "Kami menilai perlu ada penyegaran kepemimpinan partai di tubuh PDIP NTT. Sebab, sudah sangat lama sekali Pak Frans Lebu Raya yang juga Gubernur NTT dua periode itu memimpin PDIP NTT," kata Andreas Hugo Pareira

Terpilihnya Emelia Nomleni dan tim, telah merepsentasi tiga pulau yang besar di NTT ini, yakni Emi (Ketua DPD PDIP NTT) dari Pulau Timor, Yunus Takandewa (Sekretaris Partai) dari Pulau Sumba dan Patris Lali Wolo (Bendahara) dari Pulau Flores.

Meskipun demikian, Karolus Kopong Medan berpendapat bahwa Frans Lebu Raya layak ditempatkan sebagai tokoh partai, karena sebagai kader partai, dia telah membangun dan membesarkan partai ini dengan susah payah selama 20 tahun kepemimpinannya.

Dosen Fakultas Hukum Undana Kupang itu mengatakan, pergantian kepemimpinan partai politik merupakan hal yang biasa dalam dinamika perpolitikan, namun jasa para pemimpin sebelumnya yang turut membesarkan partai tidak boleh dilupakan seperti peran Frans Lebu Raya untuk PDIP NTT selama ini.

"Kekurangan dan keterbatasan yang ada Pak Frans adalah hal yang sangat manusiawi. Tetapi juga harus secara obyektif melihat bahwa sebagai seorang kader PDIP Pak Frans juga pantas mendapatkan acungan jempol alias pujian," katanya dan menambahkan pujian ini pantas diberikan karena sebagai kader, Frans Lebu Raya membesarkan partai melalui jabatannya dari wakil ketua DPRD NTT, wakil Gubernur NTT dan menjadi Gubernur NTT dua periode.

Artinya, selama sekian lama memimpin ada banyak pembangunan yang ditorehkan hingga ke berbagai pelosok daerah di provinsi berbasiskan kepulauan itu. "Di saat bersamaan kapasitasnya sebagai kader partai juga melekat sehingga nama partai semakin besar hingga ke masyarakat akar rumput karena itu tidak berlebihan jika ia kemudian ditempatkan sebagai tokoh partai berlambang banteng gemuk moncong putih dalam lingkaran itu," demikian Karolus Kopong Medan.

Simbol partai PDI Perjuangan

Pewarta : Laurensius Molan
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Hasto tegaskan kantor DPC PDIP Kupang harus jadi

Hasto tegaskan kantor DPC PDIP Kupang harus jadi "Rumah Rakyat"

Jumat, 7 November 2025 18:12 Wib

Sekjen PDIP mendorong sekolah pelayaran dan riset lokal di NTT

Sekjen PDIP mendorong sekolah pelayaran dan riset lokal di NTT

Jumat, 7 November 2025 6:34 Wib

Hasto Kristiyanto: Kantor PDIP di Rote Ndao merupakan wujud visi geopolitik Bung Karno

Hasto Kristiyanto: Kantor PDIP di Rote Ndao merupakan wujud visi geopolitik Bung Karno

Jumat, 7 November 2025 6:33 Wib

DPP PDIP resmi pecat Wahyudin Moridu dan siapkan PAW

DPP PDIP resmi pecat Wahyudin Moridu dan siapkan PAW

Senin, 22 September 2025 12:51 Wib

PDIP meminta maaf soal Deddy Sitorus dan Sadarestuwati

PDIP meminta maaf soal Deddy Sitorus dan Sadarestuwati

Senin, 1 September 2025 15:02 Wib

Megawati merayakan HUT ke-80 RI di Sekolah Partai PDIP

Megawati merayakan HUT ke-80 RI di Sekolah Partai PDIP

Minggu, 17 Agustus 2025 9:22 Wib

PDIP mengumumkan susunan lengkap pengurus DPP periode 2025-2030

PDIP mengumumkan susunan lengkap pengurus DPP periode 2025-2030

Sabtu, 2 Agustus 2025 19:13 Wib

Megawati tegaskan PDIP tak akan jadi partai oposisi, tapi penyeimbang konstitusi

Megawati tegaskan PDIP tak akan jadi partai oposisi, tapi penyeimbang konstitusi

Sabtu, 2 Agustus 2025 19:06 Wib

  • Terpopuler
BMKG: Waspadai potensi hujan lebat di NTT hingga  awal 2026

BMKG: Waspadai potensi hujan lebat di NTT hingga awal 2026

30 December 2025 14:53 Wib

Tim SAR gabungan makin memperluas pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Tim SAR gabungan makin memperluas pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

31 December 2025 6:38 Wib

Tim SAR gabungan menemukan serpihan badan kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo

Tim SAR gabungan menemukan serpihan badan kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo

28 December 2025 6:19 Wib

Tim SAR menemukan seorang WNA Spanyol korban kecelakaan kapal di Labuan Bajo

Tim SAR menemukan seorang WNA Spanyol korban kecelakaan kapal di Labuan Bajo

29 December 2025 11:21 Wib

  • Top News
Kedubes Spanyol meminta Basarnas lanjut cari korban kapal tenggelam

Kedubes Spanyol meminta Basarnas lanjut cari korban kapal tenggelam

Polisi mulai menyelidiki penyebab kecelakaan kapal di Labuan Bajo

Polisi mulai menyelidiki penyebab kecelakaan kapal di Labuan Bajo

Danki A Yonif 834 Lettu Ahmad Faisal divonis 8 tahun penjara disertai pemecatan

Danki A Yonif 834 Lettu Ahmad Faisal divonis 8 tahun penjara disertai pemecatan

4 terdakwa kasus Prada Lucky divonis 6,5 tahun disertai pemecatan

4 terdakwa kasus Prada Lucky divonis 6,5 tahun disertai pemecatan

17 terdakwa kasus Prada Lucky divonis 9 dan 6 tahun penjara disertai pemecatan

17 terdakwa kasus Prada Lucky divonis 9 dan 6 tahun penjara disertai pemecatan

ANTARA News NTT

Foto

Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

Logo Footer Antaranews ntt
kupang.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Daerah
  • Lintas Daerah
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Politik Hukum
  • Kesra
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Seputar NTT
  • Ekonomi
  • Politik & Hukum
  • Kesra
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Internasional
  • Foto
  • Video