
Korban Tenggelam Ditemukan Tewas

Tim Basarnas Labuan Bajo melaporkan salah satu dari dua korban tenggelam di lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Wae Musur, Kabupaten Manggarai ditemukan tewas.
Kupang (Antara NTT) - Tim Basarnas Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur melaporkan salah satu dari dua korban tenggelam di lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Wae Musur, Kabupaten Manggarai ditemukan tewas.
Kepala Basarnas Kupang Ketut Gede Ardana di Kupang, Senin (27/2), mengatakan kedua korban yaitu Firman Saputra dan Feri Jebadur, warga Kampung Arjuna, Desa Watu Mori, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur tenggelam.
"Mereka tenggelam di lokasi PLTMH Wae Musur, Minggu (26/2)," katanya dan menambahkan kedua korban tenggelam saat menolong Alvian, pegawai Tata Usaha SDK Golo Mongkok, Desa Watu Mori dan seorang siswi.
Menurut penjelasan Ketut Gede Ardana, setelah adanya laporan dari pemerintah Manggarai Timur, sebanyak tujuh anggota Basarnas dari Pos Basarnas Kabupaten Manggarai Barat langsung meluncur ke lokasi kejadian, sekitar 130 km arah timur Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat.
"Ketika tiba di lokasi kejadian sudah sangat gelap karena waktu tempuh perjalanan darat dari Labuan Bajo ke lokasi kejadian selama tujuh jam sehingga pencarian terhadap kedua korban tidak bisa dilakukan," katanya.
Ia mengatakan, dalam pencarian dilakukan tim Basarnas, Senin (27/2) siang ditemukan satu korban jiwa atas nama Feri Jebadur dalam kondisi meninggal dunia.
"Sedangkan satu korban tenggelam atas nama Firman Saputra masih belum ditemukan dan sedang dalam proses pencarian tim Basarnas," katanya.
Ardana menjelaskan, kondisi di lokasi kejadian sangat gelap menyebabkan proses pencarian terhadap satu korban tenggelam bernama Firman Saputra dihentikan sementara.
"Pencarian terhadap korban ini akan dilanjutkan Selasa (28/2) karena situasi di lokasi kejadian sangat gelap sehingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan pencarian," katanya.
Pewarta : Bennidiktus Jahang
Editor:
Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
