
Pembangunan Bendungan Temef Jadi Prioritas

"Saya sudah minta kepada pemerintah provinsi dan pemeritah kabupaten untuk segera mempersiapkan segala sesuatu berkaitan dengan rencana pembangunan tersebut," kata Fary Francis.
Kupang (Antara NTT) - Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis mengatakan saat ini Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur masuk dalam agenda prioritas pembangunan.
"Saya sudah minta kepada pemerintah provinsi dan pemeritah kabupaten untuk segera mempersiapkan segala sesuatu berkaitan dengan rencana pembangunan tersebut," katanya kepada wartawan di Kupang, Kamis.
Hal ini disampaikannya berkaitan dengan rencana pembangunan Bendungan Temef yang sangat diharapkan oleh masyarakat di daerah itu.
Ia berharap agar administrasi pembangunan bendungan itu segera diselesaikan agar tidak bernasib sama seperti bendungan Kolhua di Kota Kupang yang belum juga terealisasi, padahal pemerintah sudah menyiapkan anggaran.
"Saya sih berharap agar mulai dari pemda setempat dan pemprov serta masyarakat di daerah itu bisa bersinergis untuk mendukung program pemerintah itu," tambahnya.
Sebab, menurutnya, pembangunan Bendungan Temef tersebut juga demi kemakmamuran rakyat setempat agar ke depannya tidak ada lagi masalah air, jika musim kemarau.
Sementara itu Ketua Komisi IV DPRD Nusa Tenggara Timur David Melo Wadu mengatakan pemerintah pusat akan menambah tiga bendungan lagi yang akan di bangun di Kabupaten Sumba Timur, Sumba Barat Daya, dan Ngada.
David yang merupakan ketua komisi yang menangani bidang infrastruktur itu mengaku, dirinya sudah mendapat informasi terkait hasil pertemuan Gubernur NTT Frans Lebu Raya dengan Presiden Joko Widodo pada Februari lalu di Jakarta.
"Kita diberitahu akan mendapatkan tiga bendungan lagi di Sumba Timur, Sumba Barat Daya, dan Ngada," ujarnya.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
