Logo Header Antaranews Kupang

100 Pembalap Ikut "Tour de Flores"

Kamis, 16 Maret 2017 15:36 WIB
Image Print
Arena Tour de Flores 2016
Jumlah pembalap tersebut masih bersifat sementara, karena masih harus dikumpulkan dengan 300 orang dari unsur official.

Kupang (Antara NTT) - Lebih dari 100 pembalap sepeda internasional dan dalam negeri, sudah mendaftarkan diri untuk ikut ambil bagian dalam "Tour de Flores" yang akan berlangsung dari 9-14 Mei 2017.


Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelamu di Kupang, Kamis, mengatakan jumlah pembalap tersebut masih bersifat sementara, karena masih harus dikumpulkan dengan 300 orang dari unsur official.

Marius mengatakan pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Event Organizer (EO) Alsemat dengan pemerintah daerah di Kabupaten Lembata maupun kabupaten se-daratan Flores untuk memantapkan pelaksanaannya.

"Minggu depan juga kami akan rapat koordinasi bersama pemerintah daerah di Flores dan Lembata untuk mematangkan lagi persiapan pelaksanaannya," katanya.

Dia menjelaskan seremoni pembukaan "Tour de Flores" akan diadakan di Lewoleba, ibu kota Kabupaten Lembata, kemudian menyeberang dengan kapal motor menuju Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur di Pulau Flores untuk memulai balapan.

"Di Lembata, para peserta akan melakukan tour dalam kota untuk menikmati suasana kota dan destinasi wisata yang berada di sekitarnya," katanya.

Terkait anggaran untuk menggelar "Tour de Flores", Marius mengatakan pemerintah provinsi telah menyiapkan anggaran sekitar lebih dari Rp3 miliar.

Sementara itu, anggaran yang diminta EO untuk pelaksanaan event balap dengan panjang lintasan lebih dari 600 kilometer itu sebanyak Rp6 miliar.

"Kita masih disukusi juga karena berat juga kalau APBD provinsi menanggung seperti itu jadi kita harapkan sisanya bisa didapat oleh EO," katanya.

Dia mengatakan, dukungan dana juga disiapkan Pemerintah Kabupaten Lembata untuk acara pembukaan, dan kabupaten yang dilintasi di Pulau Flores seperti Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat.

Marius berharap, EO bisa bekerja lebih keras untuk menggandeng sponsor sehingga bisa membantu meringkankan biaya yang ditanggung APBD provinsi dan kabupaten.

"Kami harapkan juga sponsor bisa memberikan dukungan supaya tidak terlalu menguras APBD, kami masih harus berkoordinasi lagi terkait dukungan sponsor," katanya.

Dia berharap, pemerintah daerah di lokasi persinggahan atau etape bisa menyiapkan berbagai event sosial dan budaya untuk dipromosikan kepada pebalap maupun wisatawan lain yang ikut.

Marius mengatakan, pemerintah optimistis "Tour de Flores" kali ini berjalan dengan lancar seperti tahun sebelumnya untuk mempromosikan pariwisata di provinsi kepulauan itu.

"Kita harus pertahankan itu karena ini merupakan "branding" internasional dan sangat berpengaruh pada aspek marketing atau promosi pariwisatanya," katanya.



Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026