Satu pasien positif COVID-19 di Sumba Timur meninggal

id COVID-19, NTT, Kota Kupang, Sumba Timur

Satu pasien positif COVID-19 di Sumba Timur meninggal

Dok. Petugas kesehatan dari Rumah Sakit Lanud El Tari Kupang mengambil sampel darah seorang pasien saat menjalani rapid test di rumah di Kupang, NTT Jumat (4/9/2020)..ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

Sebelum meninggal kami sempat melakukan uji usap terhadap yang bersangkutan ketika sedang dirawat. Dan hasilnya positif
Kupang (ANTARA) - Manajemen RS Umbu Rara Meha Kabupaten Timur, Nusa Tenggara Timur, melaporkan bahwa seorang pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirawat di RS itu meninggal dunia setelah dirawat intensif.

"Sebelum meninggal kami sempat melakukan uji usap terhadap yang bersangkutan ketika sedang dirawat. Dan hasilnya positif," kata Direktur RS Umbu Rara Meha Lely Harakay saat dihubungi dari Kupang, Selasa (8/9) malam.

Baca juga: Tiga warga Kabupaten Sumba Timur terpapar COVID-19

Pasien COVID-19 meninggal dunia berjenis kelamin pria berusia 48 tahun itu merupakan pelaku perjalanan dari Madiun, Jawa Timur.

Saat ini, ujar dia, jenazah korban COVID-19 itu sudah berada di ruang jenazah RS Umbu Rara Meha untuk persiapan pemakaman di daerah itu.

Dengan meninggalnya salah satu pasien COVID-19 di Sumba Timur itu maka saat ini jumlah korban COVID-19 yang meninggal di NTT bertambah menjadi empat orang.

Empat orang tersebut tersebar di Kota Kupang dua, Kabupaten Manggarai satu dan Kabupaten Sumba Timur satu orang.

Sebelumnya seorang pasien yang dinyatakan reaktif COVID-19 di Kabupaten Alor dilaporkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Kabupaten Alor, NTT, meninggal dunia.

Baca juga: Seorang pasien reaktif COVID di Alor meninggal

Ketua Pelaksana Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Alor, Fredy I.Lahal mengakui hal tersebut dan mengatakan bahwa masih menunggu hasil tes uji usap.

Namun proses pemakaman, ujar dia, sudah dilakukan sesuai dengan protokol penanganan jenazah korban COVID-19. 



 
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar