Warga sembuh dari Corona di NTT capai 69,09 persen

id covid-19,ntt,domi mere

Warga sembuh dari Corona di NTT capai 69,09 persen

Sekretaris GTPP NTT, Dominikus Mere (kiri). (ANTARA/Bernadus Tokan)

Memang grafik kasus COVID-19 mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir ini, tetapi kasus sembuh juga cukup tinggi yakni mencapai 418 kasus, dan meninggal tujuh orang
Kupang (ANTARA) - Warga terkonfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 20 Oktober 2020, mencapai 418 orang dari total pasien terpapar virus itu sebanyak 605 orang atau 69,09 persen.

Jumlah warga yang sembuh tersebut tersebar di 21 kabupaten/kota di provinsi berbasis kepulauan itu, kata Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi NTT, Dominikus Mere kepada ANTARA di Kupang, Rabu, (21/10).

"Memang grafik kasus COVID-19 mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir ini, tetapi kasus sembuh juga cukup tinggi yakni mencapai 418 kasus, dan meninggal tujuh orang," katanya.

Menurut dia, kasus sembuh tertinggi di Kabupaten Ende, yakni mencapai 110 orang, disusul Kota Kupang 80 orang dari total 128 pasien.

Selain itu, Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 62 orang sembuh dari total 65 orang, Sikka 53 sembuh dari total kasus sebanyak 54 orang, Manggarai 15 sembuh dari total 41 kasus.

Kemudian Sumba Timur 19 sembuh dari total 21 kasus positif, Flores Timur 15 sembuh dari 28 kasus positif, Nagekeo 11 sembuh dari 13 kasus positif dan Timor Tengah Selatan delapan sembuh dari 15 kasus positif.

Sementara Kabupaten Kupang dengan pasien sembuh sebanyak 16 dari 19 kasus positif, Timor Tengah Utara 1 sembuh dari 4 kasus serta Sumba Tengah 1 sembuh dari 3 kasus positif.

Baca juga: Pasien COVID di NTT bertambah 14 orang

Baca juga: Presiden Jokowi: Vaksin COVID-19 gratis untuk rakyat urusan Menkes


Dia berharap, adanya kedisiplinan warga dalam menerapkan 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak agar kasus terpapar COVID-19 di daerah ini bisa berkurang sehingga prosentase kesembuhan bisa terus bergerak ke arah positif.
 
Pewarta :
Editor: Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar