ASDP Kupang dapat tambahan satu unit kapal Fery

id Asdp, ferry, ntt, kota kupang

ASDP Kupang dapat tambahan satu unit kapal Fery

Dokumen.Sejumlah kapal Ferry berlabuh di pelabuhan Bolok, Kupang, NTT Senin (13/1/2020). PT. ASDP Indonesia Ferry menuutup semua rute penyeberangan di seluruh wilayah NTT menyusul adanya peringatan cuaca ekstrem dari BMKG yang diperkirakan sampai dengan dengan 15 Januari 2020.ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

Kapal tersebut sudah dalam perjalanan menuju Kupang, dan dijadwalkan akan tiba pada Selasa (26/1)
Kupang (ANTARA) - PT. Angkutan Sungai Danau dan Perairan (ASDP) Cabang Kupang mendapatkan tambahan satu unit kapal untuk membantu pelayaran antarpulau di Nusa Tenggara Timur.

"Iya betul, kita dapat tambahan satu unit kapal. Namanya KMP Jatra 1," kata General Manager PT. ASDP Cabang Kupang Cuk Priyatno kepada ANTARA di Kupang, Senin, (25/1).

Ia mengatakan bahwa kapal tersebut sudah dalam perjalanan menuju ke Kupang, dan dijadwalkan akan tiba pada Selasa (26/1) besok.

Kapal tersebut ujar dia akan melayani pelayaran dengan rute Kupang-Rote dan sebaliknya.

Terkait spesifikasi kapal yang akan datang itu, Priyatno mengatakan KMP Jatra 1 memiliki bobot 3.871 Gross Tonnage, dengan panjang 88.7 meter, lebar 15,6 meter tinggi cardeck 4 meter memiliki 2 cardeck.

"Diantaranya roda dua 100 unit, roda empat 84 unit dan penumpang 770 orang," katanya.

Baca juga: ASDP batalkan semua pelayaran akibat cuaca buruk di NTT

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kehadiran KMP. Jatra 1 di NTT diyakini mampu melayani masyarakat NTT di tengah cuaca buruk seperti saat ini.

"KMP Jatra 1 mampu melintasi perairan dengan gelombang sampai dengan empat meter sehingga kami yakin kedatangan kapal ini mampu mengatasi kendala cuaca buruk yang sering terjadi selama ini," tambah dia.

Baca juga: Ombudsman NTT minta ASDP Kupang tambah tempat penjualan tiket

Dengan adanya tambahan kapal itu maka dipastikan saat ini ASDP Cabang Kupang sudah memiliki 10 kapal penyeberangan yang melayani seluruh wilayah kepulauan di NTT.
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar