NTT masih mendapat subsidi penerbangan perintis pada 2021

id NTT,Dinas Perhubungan NTT,Kementerian Perhubungan,Subsidi penerbangan,Penerbangan perintis,Dimonim Air

NTT masih mendapat subsidi penerbangan perintis pada 2021

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur Isyak Nuka. (ANTARA/Bernadus Tokan)

Kita bersyukur masih mendapat subsidi dari pemerintah untuk penerbangan perintis seperti tahun 2020 lalu
Kupang (ANTARA) - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur Isyak Nuka mengatakan NTT masih mendapatkan subsidi layanan penerbangan perintis antardaerah dari Kementerian Perhubungan pada 2021.

"Tahun ini kita masih dapat subsidi penerbangan perintis yang dilayani pesawat Dimonim Air dengan rute yang sama seperti tahun 2020," katanya ketika dihubungi di Kupang, Selasa, (2/2).

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan layanan penerbangan antardaerah di NTT yang mdisubsidi oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.

Rute-rute penerbangan perintis subsidi yang dilayani maskapai Dimonim Air di NTT yaitu Sabu-Waingapu PP lima kali sepekan, dan Sabu-Ende PP dengan jadwal Senin-Jumat.

Rute penerbangan Waingapu-Ruteng PP satu kali seminggu, rute penerbangan Kupang-Kisar tiga kali sepekan yakni Kamis-Sabtu

Baca juga: NTT dapat tambahan satu kapal ferry berbobot 2.000 GT

Baca juga: Dishub: Belum ada protap penerbangan ke wilayah PPKM


"Kita bersyukur masih mendapat subsidi dari pemerintah untuk penerbangan perintis seperti tahun 2020 lalu," katanya.

Isyak mengatakan layanan angkutan perintis bersubsidi itu penting untuk membantu perekonomian masyarakat dalam mobilisasi orang dan barang.

Penerbangan perintis juga menghubungkan daerah terpencil dan tertinggal atau daerah yang belum terlayani moda transportasi lain.

"Dengan adanya subsidi maka biaya operasional pesawat terbang pada rute-rute angkutan udara perintis sesuai kriteria yang tercantum peraturan Menteri Perhubungan sehingga meringankan beban biaya masyarakat," katanya.
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar