
Fasilitas Taman Nasional Kelimutu rusak diterjang badai

"Ada beberapa fasilitas resort di kawasan Taman Nasional Kelimutu yang rusak akibat angin kencang disertai hujan lebat terjadi beberapa hari terakhir ini," kata Agus Sitepu.
Kupang (AntaraNews NTT) - Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu Agus Sitepu mengatakan sejumlah fasilitas resort di puncak Gunung Kelimutu yang terkenal dengan Danau Tiga Warnanya, rusak diterjang angin kencang dalam beberapa hari terakhir.
"Ada beberapa fasilitas resort di kawasan Taman Nasional Kelimutu yang rusak akibat angin kencang disertai hujan lebat terjadi beberapa hari terakhir ini," katanya kepada Antara saat dihubungi dari Kupang, Sabtu.
Sebelumnya sejak Minggu (28/1) hingga Senin (29/1) otoritas Taman Nasional Kelimutu menyatakan menutup kawasan wisata yang terletak di Kabupaten Ende, Pulau Flores akibat diterjang angin kencang dan hujan lebat.
"Kawasan wisata Taman Nasional Kelimutu yang terkenal dengan danau tiga warnanya itu, terpaksa kami tutup untuk sementara, karena dapat membahayakan pengunjung yang hendak di Kelimutu," katanya.
Ia menjelaskan sejumlah fasilitas yang rusak akibat angin kencang dan hujan lebat itu seperti tower CCTV, atap kantor resort serta beberapa tempat singgah atau istirahat di jalur trekking.
Taman Nasional Kelimutu, terdapat enam resort. Fasilitas resort yang rusak yakni berada di Resort Wolojita (tower pemancar CCTV) dan Resort Kelimutu (Shelter). "Kami sedang bekerja sama dengan BPBD untuk laporan ke Pusat dan Bupati Ende," kata Agus.
Hingga saat ini juga pihaknya masih cek lagi kerusakan lainnya. Karena ada beberapa fasilitas lainnya seperti papan informasi serta gerbang atas masuk ke kawasan itu yang juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Iapun mengatakan bahwa hingga saat ini kawasan wisata itu sudah dibuka kembali. Sementara berbagai fasilitas yang rusak masih terus didata untuk diperbaiki.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
