
Relawan Sofar: Sukseskan Pilkada 2018

"Relawan Sofar ini juga mengajak masyarakat NTT agar turut menyukseskan Pemilu Legislatif serta Pemilih Presiden pada 2019 mendatang," kata inisiator Sofar, Fary Djemi Francis.
Kupang (AntaraNews NTT) - Sebanyak 5.000 sukarelawan Sobat Fary (Sofar) di dua Kabupaten Perbatasan Indonesia-Timor Leste yakni Belu dan Malaka menyerukan masyarakat di daerah ini untuk turut aktif dalam menyukseskan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur NTT serta pilkada serentak di 10 kabupaten se-NTT pada 27 Juni 2018.
"Relawan Sofar ini juga mengajak masyarakat NTT agar turut menyukseskan Pemilu Legislatif serta Pemilih Presiden pada 2019 mendatang," kata inisiator Sofar, Fary Djemi Francis kepada wartawan di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Rabu (20/6).
Hal ini disampaikannya di sela-sela dilaksanakannya jalan sehat yang dimulai dari taman Frontera di kelurahan Tulamalae, melewati sejumlah ruas jalan di kota perbatasan itu.
Dalam jalan sehat itu ada diikuiu pula oleh Ketua DPD Partrai Gerindra NTT yang juga calon Gubernur NTT Esthon Foenay, Bupati Belu Willy Lay, serta sejumalah anggota DPRD NTT, Belu serta Malaka.
Baca juga: Semua daerah di NTT rawan konflik pilkada
"Kelima tugas penting itu adalah mengajak masyarakat untuk hadir dalam Pemilu, mengajak masyarakat untuk hadir dalam TPS, tidak salah mencoblos saat hari pemilihan," ujar Fary yang juga Ketua Komisi V DPR RI tersebut.
Disamping itu, dua tugas yang lain tambah Ketua Fraksi Gerindra MPR itu adalah menjaga suara sehingga tidak hilang atau dicurangi, serta menjaga suara hasil pemilu tersebut sampai ke KPU.
Menurut Fary suara harus dijaga dengan baik sehingga tidak hilang di jalan agar perjuangan sejumlah pemimpin bangsa dan daerah untuk mensejaterahkan rakyat dapat tercapai.
Dalam jalan sehat itu diselingi dengan tarian tebe, tobelo serta sejumlah hadiah dengan tujuan menghibur para peserta yang turut hadir dalam acara itu.
Baca juga: Pilkada NTT - Pengamat: Empat paslon punya peluang sama
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
