Logo Header Antaranews Kupang

Jalan lingkar luar Lembata diusulkan jadi jalan nasional

Kamis, 4 Oktober 2018 06:41 WIB
Image Print
Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday
"Kami akan segera mengusulkan kepada pemerintah pusat agar jalan lingkar luar Lembata ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional, sehingga bisa dikerjakan dengan dana APBN," kata Thomas Ola Langoday.

Kupang (AntaraNews NTT) - Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur segera mengusulkan kepada pemerintah pusat agar jalan lingkar luar Pulau Lembata, ditingkatkan statusnya menjadi jalan strategis nasional agar dapat dikerjakan dengan dana dari APBN.

"Kami akan segera mengusulkan kepada pemerintah pusat agar jalan lingkar luar Lembata ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional, sehingga bisa dikerjakan dengan dana APBN," kata Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday ketika dihubungi Antara dari Kupang, Rabu (3/10).

Ia menjelaskan Pulau Lembata dengan luas wilayah sekitar 1.226 km² itu, hanya memiliki 60 kilometer jalan strategis nasional yang menghubungkan Waijarang dengan Balauring.

Sedang, jalan berstatus jalan provinsi hanya sepanjang 21 kilometer dan jalan kabupaten mencapai 557 kilometer.

"Kami berharap, pengusulan jalan strategis nasional pada lingkar luar Pulau Lembata itu nantinya mendapat dukungan dana dari pusat melalui APBN murni, sehingga lebih cepat membuka keterisolasian wilayah di daerah itu," katanya.

"Kalau mengandalakan anggaran kabupaten memang masih sangat terbatas, sehingga kami berharap intervensi dari pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur jalan strategis nasional tersebut," ujar Langoday.

Baca juga: Pemprov NTT bangun jalan menuju Bukit Cinta Lembata

Ia mengatakan, pemerintah daerah menginginkan agar pembangunan jalan lingkar luar bisa terhubung dengan wilayah Lamalera sebagai ikon Lembata yang masyarakatnya terkenal memiliki budaya penangkapan ikan paus secara tradsional.

Menurutnya, akses antarwilayah di selatan Pulau Lembata harus terhubung secara baik karena memiliki potensi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan pariwisata yang menjanjikan.

"Kalau aksesnya bisa dibuka dan dihubungkan dengan jalur lingkar luar maka orang bisa berbondong-bondong datang ke sana," katanya dan menambahkan Kementerian Pariwisata juga sudah hadir beberapa waktu lalu dan mengetahui berbagai potensi alam yang dimiliki daerah itu.

Langoday mengatakan jika pembangunan jalan lingkar luar di selatan Lembata itu terwujud, maka sektor pariwisata dan sektor pendukung lainnya akan tumbuh dengan sendirinya dalam meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Baca juga: Pemkab Lembata buka akses jalan menunju wisata gunung



Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026