Warga perbatasan antusias saat peresmian jalan Sirip
Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu (PDT) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RR Aisyah Gamawati (kedua kanan), Direktur Pengembangan Daerah Perbatasan Endang Supriani (kedua kiri) dan Bupati Belu Willy Lay menekan tombol saat meresmikan pembangunan jalan sirip (non status) serta pembangunan sarana air bersih di Desa Bakustulama, Kabupaten Belu, NTT (18/12/18). (ANTARA Foto/Kornelis Kaha)
Kepala Desa Bakustulamu, Raymundus Berek kepada wartawan di sela-sela acara peresmian jalan non status dan pembangunan sarana air bersih, Selasa (18/12), mengatakan keberadaan jalan Sirip tersebut sangat membantu warganya dalam membangun ekonomi.
"Warga di desa ini sangat menyambut gembira keberadaan jalan ini, karena memang mereka sangat membutuhkan jalan yang bagus untuk bisa memasarkan hasil pertaniannya ke kota Atambua," katanya.
Ia mengisahkan bahwa sudah 70 tahun sejak dirinya berada di desa itu, baru kali ini warga di desa tersebut merasakan jalanan yang aspal, setelah dibangun oleh Kemendes PDTT.
Raymundus mengatakan, bahwa sebelum dibangun jalan sepanjang 3,2 kilometer itu tidak bisa dilalui oleh kendaraan umum, karena jalannya penuh dengan bebatuan.
Baca juga: Pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan di perbatasan
Sementara itu, Anselmus, warga di desa itu pun mengatakan bahwa dengan adanya jalan baru tersebut maka ia akan lebih memilih menggunakan jalan baru yang hanya memakan waktu 1,5 jam ke kota Atambua.
"Tetapi kalau dengan adanya jalan ini kami mau membawa hasil bumi ke kota (Atambua, red), hanya membutuhkan waktu tidak sampai satu jam," ujarnya.
Sebelumnya Dirjen Pembangunan Daerah Tertentu (PDT) Kemendes PDTT RR Aisyah Gamawati meresmikan jalan sirip di desa tersebut.
Peresmian Jalan Sirip di Desa Bakustulama ini merupakan langkah konkret dan wujud nyata dari pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan daerah perbatasan dengan membuka akses konektivitas dan aksesibilitas di wilayah itu.
Baca juga: Menpar: Pariwisata perbatasan harus dikembangkan
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemendes PDTT sebut kolaborasi pendamping desa penting percepat desa mandiri
25 September 2024 10:15 WIB, 2024
Kemendes bilang dana desa bisa untuk usaha produktif seperti di China
20 September 2024 5:31 WIB, 2024
Kemendes-IFAD sepakat melanjutkan pendampingan pada desa-desa di Indonesia Timur
27 June 2024 14:46 WIB, 2024
Kemendes bilang Inovasi yang dapat dilakukan BUMDes tak hanya soal teknologi
30 April 2024 16:09 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Menko Pangan: Penerima MBG menjangkau 60 juta orang, SPPG capai 22.091 unit
29 January 2026 13:36 WIB
378 pendaftar lolos seleksi administrasi calon anggota KIP periode 2026--2030
27 January 2026 8:35 WIB