Vaksin booster sudah capai 68.664.709 orang
Senin, 10 April 2023 10:00 WIB
Ilustrasi, Satgas Penanganan COVID-19 Babel sosialisasi vaksinasi booster kepada masyarakat menjelang Mudik Lebaran Idul Fitri 1444 H. (Aprionis)
Jakarta (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat vaksin booster satu di Indonesia telah diberikan kepada 68.664.709 orang hingga Minggu, (9/4/2023).
Menurut data vaksinasi Kemenkes diakses di Jakarta, pemberian vaksin booster satu telah mencapai 37,82 persen dari sasaran vaksinasi yakni 234.666.020 orang.
Sementara itu, total penerima vaksin COVID-19 dosis pertama mencapai 203.826.021 orang, atau 86,86 persen dari sasaran vaksinasi.
Adapun pada vaksinasi kedua, pemerintah telah memberikan sebanyak 174.859.344 dosis, atau sebanyak 74,51 persen dari target sasaran.
Terakhir, pemerintah juga telah memberikan vaksin booster kedua sebanyak 3.102.596 dosis, atau telah diberikan kepada 1,71 persen target sasaran.
Program vaksinasi COVID-19 di Indonesia diberikan kepada kelompok tenaga kesehatan, lanjut usia, petugas publik dan tenaga pendidik, masyarakat rentan dan umum, program gotong royong, kelompok usia 12 - 17 tahun, dan usia 6 - 11 tahun.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperbarui panduan pemberian vaksin COVID-19 bagi kelompok masyarakat dengan prioritas tertentu berdasarkan pertemuan bersama Kelompok Penasihat Strategis Pakar Imunisasi (SAGE) pada 20 - 23 Maret 2023.
Prioritas tertinggi ditempati ibu hamil, lansia, anak usia di atas 6 bulan, orang dengan immunocompromised (HIV dan penerima transplantasi), orang dewasa dengan komorbid dan tenaga kesehatan.
Baca juga: Angka sembuh COVID-19 bertambah 246 orang, menurut Satgas
Baca juga: Satgas catat positif COVID-19 bertambah 355 kasus
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Vaksin booster satu di Indonesia diberikan pada 68.664.709 orang
Menurut data vaksinasi Kemenkes diakses di Jakarta, pemberian vaksin booster satu telah mencapai 37,82 persen dari sasaran vaksinasi yakni 234.666.020 orang.
Sementara itu, total penerima vaksin COVID-19 dosis pertama mencapai 203.826.021 orang, atau 86,86 persen dari sasaran vaksinasi.
Adapun pada vaksinasi kedua, pemerintah telah memberikan sebanyak 174.859.344 dosis, atau sebanyak 74,51 persen dari target sasaran.
Terakhir, pemerintah juga telah memberikan vaksin booster kedua sebanyak 3.102.596 dosis, atau telah diberikan kepada 1,71 persen target sasaran.
Program vaksinasi COVID-19 di Indonesia diberikan kepada kelompok tenaga kesehatan, lanjut usia, petugas publik dan tenaga pendidik, masyarakat rentan dan umum, program gotong royong, kelompok usia 12 - 17 tahun, dan usia 6 - 11 tahun.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperbarui panduan pemberian vaksin COVID-19 bagi kelompok masyarakat dengan prioritas tertentu berdasarkan pertemuan bersama Kelompok Penasihat Strategis Pakar Imunisasi (SAGE) pada 20 - 23 Maret 2023.
Prioritas tertinggi ditempati ibu hamil, lansia, anak usia di atas 6 bulan, orang dengan immunocompromised (HIV dan penerima transplantasi), orang dewasa dengan komorbid dan tenaga kesehatan.
Baca juga: Angka sembuh COVID-19 bertambah 246 orang, menurut Satgas
Baca juga: Satgas catat positif COVID-19 bertambah 355 kasus
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Vaksin booster satu di Indonesia diberikan pada 68.664.709 orang
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Akademisi sebut peningkatan kasus positif tunjukkan COVID-19 tetap ada
12 April 2023 14:00 WIB, 2023
BI NTT gelar vaksin COVID-19 penguat kedua bagi para pegawai perbankan
24 February 2023 14:39 WIB, 2023
Menteri Kesehatan minta lansia 60 tahun lebih dan nakes segera "booster" kedua
24 November 2022 11:08 WIB, 2022
Rendahnya vaksinasi booster lansia penyebab kematian COVID-19 di Beijing
23 November 2022 13:00 WIB, 2022
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB
KPAI menemukan pencairan dana PIP kasus anak akhiri hidup di NTT terkendala teknis bank
11 February 2026 13:50 WIB