Festival Bale Nagi hadirkan olahraga minat khusus
Selasa, 9 April 2024 1:00 WIB
Lomba Duathlon dalam kegiatan Festival Bale Nagi di Larantuka, Flores Timur, NTT, Sabtu (6/4/2024). (ANTARA/HO-BERGUNA)
Lewoleba (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Komunitas BERGUNA (Bergiat Untuk Nusa) telah menghadirkan acara olahraga minat khusus yang disebut Duathlon dalam penyelenggaraan Festival Bale Nagi 2024.
"Duathlon ini ada dua yaitu renang dan lari, kita punya potensi untuk itu," kata Ketua BERGUNA Rofinus Monteiro dalam keterangan resmi yang diterima di Lewoleba, ibu kota Kabupaten Lembata, Senin, (8/4/2024).
Lomba Duathlon meliputi olahraga renang dan lari telah dilakukan dengan titik awal di Pelabuhan Laut Larantuka dan berakhir di Taman Kota Felix Fernandez Larantuka pada Sabtu (6/4).
Sebanyak 53 peserta terlibat dalam olahraga minat khusus itu dengan komposisi yang cukup beragam.
Di antara para peserta yang mengikuti lomba itu, terdapat dua perempuan, satu orang difabel, satu peserta dari Sabang, dan satu peserta dari Kota Kupang yang datang khusus ke Larantuka hanya untuk mengikuti Lomba Duathlon itu.
Rofinus menjelaskan lomba itu mendapatkan banyak sambutan baik dari masyarakat.
Kehadiran lomba Duathlon juga menjadi bukti bahwa Kota Larantuka yang sudah terkenal sebagai pusat wisata rohani Katolik di Indonesia layak dijadikan lokasi pergelaran kegiatan olahraga minat khusus.
"Karena kota Larantuka memiliki potensi landscape dan sumber daya manusia yang cukup memadai," ucapnya.
Lebih lanjut BERGUNA berkomitmen untuk terus melaksanakan Lomba Duathlon di Larantuka dengan rute dan lintasan yang sama secara periodik.
Hal itu dilakukan agar minat dan bakat generasi muda pada olahraga minat khusus itu memiliki ruang tersendiri dan menumbuhkan semangat olahraga.
"Sekaligus menciptakan atlet yang bisa mengharumkan nama NTT," kata dia.
Baca juga: Colour Run - Outdoor Activity - Festival Bale Nagi 2024
Festival Bale Nagi merupakan salah satu kegiatan dalam Kharisma Event Nusantara dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Baca juga: Pemkab Flotim angkat kearifan lokal dalam Festival Bale Nagi
Baca juga: Menparekraf sebut Festival Bale Nagi harus bermanfaat bagi masyarakat
Acara itu berlangsung sejak tangga 2 April hingga 6 April 2024.
"Duathlon ini ada dua yaitu renang dan lari, kita punya potensi untuk itu," kata Ketua BERGUNA Rofinus Monteiro dalam keterangan resmi yang diterima di Lewoleba, ibu kota Kabupaten Lembata, Senin, (8/4/2024).
Lomba Duathlon meliputi olahraga renang dan lari telah dilakukan dengan titik awal di Pelabuhan Laut Larantuka dan berakhir di Taman Kota Felix Fernandez Larantuka pada Sabtu (6/4).
Sebanyak 53 peserta terlibat dalam olahraga minat khusus itu dengan komposisi yang cukup beragam.
Di antara para peserta yang mengikuti lomba itu, terdapat dua perempuan, satu orang difabel, satu peserta dari Sabang, dan satu peserta dari Kota Kupang yang datang khusus ke Larantuka hanya untuk mengikuti Lomba Duathlon itu.
Rofinus menjelaskan lomba itu mendapatkan banyak sambutan baik dari masyarakat.
Kehadiran lomba Duathlon juga menjadi bukti bahwa Kota Larantuka yang sudah terkenal sebagai pusat wisata rohani Katolik di Indonesia layak dijadikan lokasi pergelaran kegiatan olahraga minat khusus.
"Karena kota Larantuka memiliki potensi landscape dan sumber daya manusia yang cukup memadai," ucapnya.
Lebih lanjut BERGUNA berkomitmen untuk terus melaksanakan Lomba Duathlon di Larantuka dengan rute dan lintasan yang sama secara periodik.
Hal itu dilakukan agar minat dan bakat generasi muda pada olahraga minat khusus itu memiliki ruang tersendiri dan menumbuhkan semangat olahraga.
"Sekaligus menciptakan atlet yang bisa mengharumkan nama NTT," kata dia.
Baca juga: Colour Run - Outdoor Activity - Festival Bale Nagi 2024
Festival Bale Nagi merupakan salah satu kegiatan dalam Kharisma Event Nusantara dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Baca juga: Pemkab Flotim angkat kearifan lokal dalam Festival Bale Nagi
Baca juga: Menparekraf sebut Festival Bale Nagi harus bermanfaat bagi masyarakat
Acara itu berlangsung sejak tangga 2 April hingga 6 April 2024.
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Festival Lamaholot lolos KEN 2026 dan diyakini dongkrak pariwisata Lembata
27 January 2026 20:45 WIB
Festival Musim Dingin TTS menjadi ruang pererat persaudaraan warga Mollo
06 September 2025 19:42 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus impor barang di Ditjen Bea Cukai
06 February 2026 7:11 WIB
DJPb: Realisasi tunjangan guru ASN di NTT pada awal 2026 capai Rp138 miliar
05 February 2026 14:29 WIB