Badan Geologi bilang ada perubahan signifikan pada Gunung Kelimutu
Sabtu, 8 Juni 2024 4:00 WIB
Arsip - Pengunjung berfoto di sekitar danau Kawah II Gunung Kelimutu, Kabupaten Ende, NTT, Minggu (2/6/2024). Gunung Kelimutu merupakan salah satu gunung api aktif yang kini berada pada Level II atau Waspada. ANTARA/Mega Tokan
Kupang (ANTARA) - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut adanya perubahan yang signifikan baik pada warna air danau maupun sebaran belerang pada danau kawah Gunung Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Dari pemantauan visual dan instrumental, ada perubahan signifikan baik dari perubahan warna air danau Kawah I maupun kenampakan dan sebaran belerang di permukaan air danau Kawah II yang hampir merata tersebar di bagian tepi permukaan air danau," kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Kelimutu Irwan Ka Uman ketika dihubungi dari Kupang, Jumat, (7/6/2024).
Ia menjelaskan hasil pengamatan visual mengindikasikan terjadinya pelarutan batuan pada Kawah I dan naiknya fluida magmatik ke permukaan yang ditunjukkan dari sebaran belerang di permukaan danau kawah.
Selanjutnya perluasan sebaran endapan belerang di permukaan air danau Kawah II menunjukkan peningkatan aktivitas sistem magmatik-hidrotermal yang ada di bawahnya.
Selain perubahan warna air danau kawah, sebaran belerang yang intensif didukung oleh peningkatan kegempaan yang mengindikasikan terjadinya suplai magma ke permukaan.
Untuk saat ini, Irwan mengatakan potensi ancaman bahaya Gunung Kelimutu adalah erupsi freatik dan magmatik yang menghasilkan lontaran material dalam radius 250 meter.
"Hujan abu dapat terjadi dengan jarak dan intensitas tergantung pada arah dan kecepatan angin," ucapnya.
Dengan potensi bahaya tersebut, Badan Geologi masih mempertahankan tingkat aktivitas gunung api itu pada Level II atau Waspada.
Masyarakat atau pengunjung pun direkomendasikan agar tidak berada di sekitar area kawah dalam radius 250 meter dari tepi kawah.
Baca juga: Balai TN Kelimutu wajibkan pengunjung gunakan masker
"Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang," katanya berpesan.
Baca juga: Balai TN Kelimutu batasi kunjungan wisata ke Danau Kelimutu
Gunung Kelimutu merupakan gunung api tipe strato yang memiliki tiga danau kawah yakni Kawah I (Tiwu Ata Polo), Kawah II (Tiwu Koofai Nuwamuri), dan Kawah III (Tiwu Ata Bupu).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Badan Geologi sebut ada perubahan signifikan pada Gunung Kelimutu
"Dari pemantauan visual dan instrumental, ada perubahan signifikan baik dari perubahan warna air danau Kawah I maupun kenampakan dan sebaran belerang di permukaan air danau Kawah II yang hampir merata tersebar di bagian tepi permukaan air danau," kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Kelimutu Irwan Ka Uman ketika dihubungi dari Kupang, Jumat, (7/6/2024).
Ia menjelaskan hasil pengamatan visual mengindikasikan terjadinya pelarutan batuan pada Kawah I dan naiknya fluida magmatik ke permukaan yang ditunjukkan dari sebaran belerang di permukaan danau kawah.
Selanjutnya perluasan sebaran endapan belerang di permukaan air danau Kawah II menunjukkan peningkatan aktivitas sistem magmatik-hidrotermal yang ada di bawahnya.
Selain perubahan warna air danau kawah, sebaran belerang yang intensif didukung oleh peningkatan kegempaan yang mengindikasikan terjadinya suplai magma ke permukaan.
Untuk saat ini, Irwan mengatakan potensi ancaman bahaya Gunung Kelimutu adalah erupsi freatik dan magmatik yang menghasilkan lontaran material dalam radius 250 meter.
"Hujan abu dapat terjadi dengan jarak dan intensitas tergantung pada arah dan kecepatan angin," ucapnya.
Dengan potensi bahaya tersebut, Badan Geologi masih mempertahankan tingkat aktivitas gunung api itu pada Level II atau Waspada.
Masyarakat atau pengunjung pun direkomendasikan agar tidak berada di sekitar area kawah dalam radius 250 meter dari tepi kawah.
Baca juga: Balai TN Kelimutu wajibkan pengunjung gunakan masker
"Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang," katanya berpesan.
Baca juga: Balai TN Kelimutu batasi kunjungan wisata ke Danau Kelimutu
Gunung Kelimutu merupakan gunung api tipe strato yang memiliki tiga danau kawah yakni Kawah I (Tiwu Ata Polo), Kawah II (Tiwu Koofai Nuwamuri), dan Kawah III (Tiwu Ata Bupu).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Badan Geologi sebut ada perubahan signifikan pada Gunung Kelimutu
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gunung Ili Lewotolok di Lembata meletus lontarkan api pijar 300 meter dari puncak
27 February 2026 3:06 WIB
Badan Geologi: Dinding kawah Gunung Kelimutu longsor akibat curah hujan tinggi
12 January 2026 18:19 WIB
Badan Geologi: Gunung Lewotobi Laki-laki dalam fase penurunan jangka pendek
08 December 2025 21:17 WIB
Badan Geologi mengimbau warga waspada potensi banjir lahar Gunung Lewotobi
04 December 2025 9:56 WIB
Badan Geologi: Status Gunung Lewotobi Laki-laki turun dari level Awas ke Siaga
26 October 2025 19:30 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Sebanyak 391 calon haji Indonesia kloter pertama diberangkatkan ke Tanah Suci
22 April 2026 6:59 WIB
MBG telah menjangkau 27 ribu SPPG dengan serapan anggaran capai Rp60 triliun
20 April 2026 14:00 WIB