Perbaikan ruas jalan Ruteng-Labuan Bajo menjadi penyebab kelangkaan BBM
Senin, 8 Juli 2024 15:20 WIB
Antrean kendaraan tangki yang berisi BBM di jalan yang rusak akibat longsor. ANTARA/Tangkapan layar Video
Kupang (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menyatakan bahwa kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nisa Tenggara Timur, disebabkan perbaikan ruas jalan jalur Ruteng ke Labuan Bajo.
"Perbaikan ruas jalan di Cireng, jalur Ruteng ke Lembur ke Labuan Bajo menjadi penyebab sejumlah kendaraan pemasok BBM tak bisa melintas ke Labuan Bajo, sehingga penyaluran BBM di daerah itu sedikit tersendat," kata Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi saat dihubungi dari Kupang, Senin, (8/7/2024).
Dia mengatakan bahwa ada kurang lebih tiga hingga empat kendaraan tangki pemasok BBM ke Labuan Bajo yang terpaksa terhenti di lokasi tersebut.
Selain itu juga ruas jalan yang licin di lokasi perbaikan akibat hujan di lokasi itu juga menyebabkan kendaraan tersebut sulit melintas. "Benar, jadi unsafe condition sehingga sulit melintas," tambah dia.
Selain kendaraan pemasok BBM ada juga sejumlah kendaraan truk lainnya yang tak bisa melintas sehingga terjadi antrean panjang di lokasi tersebut.
Karena itu ujar dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian di Labuan Bajo untuk mengawal dan memprioritaskan kendaraan pemasok BBM ke Labuan Bajo, sehingga tidak terjadi kelangkaan BBM di kawasan pariwisata tersebut.
"Tadi saya dapat info sudah ada pengawalan dari polisi dari lokasi perbaikan rusa jalan itu ke Labuan Bajo," ujar dia.
Ahad memastikan bahwa mulai Senin (8/7) penyaluran BBM di Labuan Bajo perlahan-lahan akan normal kembali.
Sebelumnya antrean kendaraan bermotor terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Labuan Bajo yang merupakan kawasan pariwisata.
Baca juga: Pertamina - BI NTT LoA soal penggunaan BBM Non Subsidi
Sejumlah penjual BBM eceran jenis pertalite pun menaikkan harga jual per botol dari semula Rp25 ribu untuk ukuran botol Rp1,5 liter naik menjadi Rp45 ribu.
Baca juga: Pertamina gandeng PHRI NTT untuk penggunaan Bright Gas di hotel dan restoran
Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Barat melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) setempat juga telah mengimbau warga di Labuan Bajo untuk tidak menimbun BBM.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Perbaikan ruas jalan Ruteng-Labuan Bajo jadi penyebab kelangkaan BBM
"Perbaikan ruas jalan di Cireng, jalur Ruteng ke Lembur ke Labuan Bajo menjadi penyebab sejumlah kendaraan pemasok BBM tak bisa melintas ke Labuan Bajo, sehingga penyaluran BBM di daerah itu sedikit tersendat," kata Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi saat dihubungi dari Kupang, Senin, (8/7/2024).
Dia mengatakan bahwa ada kurang lebih tiga hingga empat kendaraan tangki pemasok BBM ke Labuan Bajo yang terpaksa terhenti di lokasi tersebut.
Selain itu juga ruas jalan yang licin di lokasi perbaikan akibat hujan di lokasi itu juga menyebabkan kendaraan tersebut sulit melintas. "Benar, jadi unsafe condition sehingga sulit melintas," tambah dia.
Selain kendaraan pemasok BBM ada juga sejumlah kendaraan truk lainnya yang tak bisa melintas sehingga terjadi antrean panjang di lokasi tersebut.
Karena itu ujar dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian di Labuan Bajo untuk mengawal dan memprioritaskan kendaraan pemasok BBM ke Labuan Bajo, sehingga tidak terjadi kelangkaan BBM di kawasan pariwisata tersebut.
"Tadi saya dapat info sudah ada pengawalan dari polisi dari lokasi perbaikan rusa jalan itu ke Labuan Bajo," ujar dia.
Ahad memastikan bahwa mulai Senin (8/7) penyaluran BBM di Labuan Bajo perlahan-lahan akan normal kembali.
Sebelumnya antrean kendaraan bermotor terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Labuan Bajo yang merupakan kawasan pariwisata.
Baca juga: Pertamina - BI NTT LoA soal penggunaan BBM Non Subsidi
Sejumlah penjual BBM eceran jenis pertalite pun menaikkan harga jual per botol dari semula Rp25 ribu untuk ukuran botol Rp1,5 liter naik menjadi Rp45 ribu.
Baca juga: Pertamina gandeng PHRI NTT untuk penggunaan Bright Gas di hotel dan restoran
Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Barat melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) setempat juga telah mengimbau warga di Labuan Bajo untuk tidak menimbun BBM.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Perbaikan ruas jalan Ruteng-Labuan Bajo jadi penyebab kelangkaan BBM
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Proliga 2026 - Kalahkan Popsivo, Pertamina kunci tempat pertama final four
16 February 2026 7:39 WIB
Eks Dirut PT PIS dituntut 14 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:16 WIB
Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:14 WIB
Proliga 2026 - Pertamina Enduro puncaki klasemen Proliga setelah bekuk Medan Falcons
09 February 2026 8:41 WIB
Proliga 2026 - Pertamina Enduro kandaskan perlawanan Electric PLN dalam tiga set
06 February 2026 7:07 WIB
Pertamina dan BPBD Kota Kupang latih pelajar di Kupang tanggap darurat bencana
02 February 2026 20:47 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Kemenkeu: Realisasi belanja APBN di NTT pada Januari 2026 capai Rp3,28 triliun
25 February 2026 22:43 WIB
KKP mendorong pembangunan 2 KNMP di Kupang untuk menggerakkan ekonomi pesisir
25 February 2026 22:42 WIB