NTT bangun tujuh objek wisata baru
Senin, 20 Mei 2019 15:52 WIB
Salah satu objek wisata Perairan Mulut Seribu di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang dikembangkan sebagai wisata penyanggah. (ANTARA FOTO/istimewa)
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam tahun ini akan membangun tujuh objek wisata baru yang tersebar pada sejumlah wilayah di provinsi berbasis kepulauan itu.
"Ada banyak objek yang menjadi potensi pariwisata, tetapi dalam tahun 2019 ini, pemerintah fokus membangun tujuh objek," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Wayan Darmawa kepada Antara di Kupang, Senin (20/5).
Ketujuh objek wisata itu adalah Fatumnasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Lamalera di Lembata, Mulut 1000 di Kabupaten Rote Ndao, Pantai Liman di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Desa Koanara di Kabupaten Ende, Wolwal di Kabupaten Alor serta Praimadita di Sumba Timur..
"Ketujuh objek itu merupakan Top 7 Pariwisata Estate NTT tahun 2019 yang akan dibangun dengan menggunakan dana dari APBD NTT," katanya dan menambahkan selain tujuh objek wisata itu, ada 22 tujuan wisata lain yang juga akan dibangun dengan menggunakan dana lain.
"Jadi ada tujuh objek wisata yang akan kami bangun menggunakan APBD, tetapi sekurang-kurangnya ada 22 objek juga akan dibangun dengan menggunakan dana lainnya," kata Wayan.
Sebelumnya, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, potensi pariwisata di NTT sangat banyak, sehingga apabila semua potensi itu bisa dikuasai dan dikembangkan maka akan sangat luar biasa.
Gubernur mengatakan, di Kabupaten Rote Ndao, ada Mulut 1000 dan di tempat itu, tempat yang paling sempurna untuk dikembangkan menjadi objek wisata sekaligus sebagai lokasi budi daya ikan.
Baca juga: ASITA NTT siap hadirkan paket wisata untuk Observatorium
Baca juga: Gunung Timau jadi destinasi wisata IPTEK
"Ada banyak objek yang menjadi potensi pariwisata, tetapi dalam tahun 2019 ini, pemerintah fokus membangun tujuh objek," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Wayan Darmawa kepada Antara di Kupang, Senin (20/5).
Ketujuh objek wisata itu adalah Fatumnasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Lamalera di Lembata, Mulut 1000 di Kabupaten Rote Ndao, Pantai Liman di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Desa Koanara di Kabupaten Ende, Wolwal di Kabupaten Alor serta Praimadita di Sumba Timur..
"Ketujuh objek itu merupakan Top 7 Pariwisata Estate NTT tahun 2019 yang akan dibangun dengan menggunakan dana dari APBD NTT," katanya dan menambahkan selain tujuh objek wisata itu, ada 22 tujuan wisata lain yang juga akan dibangun dengan menggunakan dana lain.
"Jadi ada tujuh objek wisata yang akan kami bangun menggunakan APBD, tetapi sekurang-kurangnya ada 22 objek juga akan dibangun dengan menggunakan dana lainnya," kata Wayan.
Sebelumnya, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, potensi pariwisata di NTT sangat banyak, sehingga apabila semua potensi itu bisa dikuasai dan dikembangkan maka akan sangat luar biasa.
Gubernur mengatakan, di Kabupaten Rote Ndao, ada Mulut 1000 dan di tempat itu, tempat yang paling sempurna untuk dikembangkan menjadi objek wisata sekaligus sebagai lokasi budi daya ikan.
Baca juga: ASITA NTT siap hadirkan paket wisata untuk Observatorium
Baca juga: Gunung Timau jadi destinasi wisata IPTEK
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina memasok 1.600 liter solar untuk seribu genset bantuan Kementerian ESDM
30 December 2025 7:34 WIB
Seribu lebih pengemudi ojol padati jalan Medan Merdeka Selatan untuk unjuk rasa
20 May 2025 14:23 WIB
Artikel - Mengukir kedaulatan rupiah hingga pelosok Negeri Seribu Rempah
30 October 2024 14:00 WIB, 2024
IHWG gandeng FKUI edukasi warga Kepulauan Seribu cegah penyakit tidak menular
31 August 2022 15:48 WIB, 2022
Seribuan mahasiswa unjuk rasa tak bisa masuk ke halaman Pemprov Lampung
13 April 2022 13:15 WIB, 2022