Jakarta (ANTARA) - Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajnawi mengungkapkan berbagai sentimen yang memicu pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (21/05).
IHSG tercatat melemah 218,36 poin atau 3,46 persen ke posisi 6.100,14 pada pukul 14.00 WIB. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 13,78 poin atau 2,18 persen ke posisi 616,90.
Arjun menjelaskan, pertama, sentimen negatif dari dalam negeri yaitu pelaku pasar masih priced-in keputusan di luar ekspektasi oleh Bank Indonesia (BI) yang menaikkan BI-Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi ke level 5,25 persen.
“Sementara pasar hanya memperkirakan kenaikan 25 bps,” jelas Arjun saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Lanjutnya, sentimen berikutnya yaitu kebijakan terbaru terkait tata kelola ekspor komoditas Sumber Daya Alam (SDA), yang mewajibkan ekspor komoditas strategis melalui satu pintu yaitu BUMN, dengan implementasi awal ditargetkan pada 1 Juni hingga 31 Agustus 2026.
“Itu juga merombak proses ekspor berbagai industri kunci terutama di komoditas (sawit, batu bara dll). Jelas itu membuat gejolak di pasar,” ujar Arjun.
Sebagai informasi, IHSG tercatat melemah 218,36 poin atau 3,46 persen ke posisi 6.100,14 pada perdagangan pukul 14,00 WIB. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 13,78 poin atau 2,18 persen ke posisi 616,90.
Adapun, frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.557.598 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,09 miliar lembar saham senilai Rp12,16 triliun. Sebanyak 91 saham naik, 652 saham menurun, dan 72 tidak bergerak nilainya.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor melemah yaitu dipimpin sektor barang baku yang turun paling dalam sebesar 6,78 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing turun sebesar 5,90 persen dan 4,91 persen.
Adapun, saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SOTS, DIVA, BOBA, KOBX dan ALKA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BUKK, LCKM, KDTN, PIPA, dan LAND.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Analis ungkap sentimen pemicu pelemahan IHSG