SAR Maumere terus mencari nelayan hilang di Flores Timur
Rabu, 3 Juli 2019 14:16 WIB
Tim pencarian dan pertolongan dari Kantor SAR Maumere, Kabupaten Sikka, melanjutkan pencarian terhadap seorang nelayan bernama Fandy Tukan (30) yang hilang saat sedang memancing di perairan Teluk Nobo, Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores pada Selasa (2/7). (ANTARA FOTO/istimewa)
Kupang (ANTARA) - Tim pencarian dan pertolongan dari Kantor SAR Maumere, Kabupaten Sikka, melanjutkan pencarian terhadap seorang nelayan bernama Fandy Tukan (30) yang hilang saat sedang memancing di perairan Teluk Nobo, Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores pada Selasa (2/7).
"Hari ini (Rabu, 3/7/2019) pencarian masih dilanjutkan, tim gabungan kami masih di lapangan untuk operasi SAR," kata Kepala Kantor SAR Maumere, I Putu Sudayana, kepada ANTARA ketika dihubungi dari Kupang, Rabu (3/7).
Ia mengatakan, nelayan yang diketahui berasal dari Desa Lewolaga, Kecamatan Titehena itu dilaporkan menghilang seketika saat sedang memancing ikan di perairan Teluk Nobo. Korban, merupakan awak kapal nelayan kapal bagan yang berangkat melaut bersama lima orang rekannya pada Senin (1/7) malam.
Ketika sampai di tengah laut, kapal mereka diparkir untuk menunggu proses pencarian ikan. Sejumlah awak kapal lainnya dalam keadaan tertidur dan korban sendirian memancing ikan. “Namun ketika awak kapal lainnya terbangun, korban sudah tidak ada lagi di kapal, mereka panik dan sempat mencarinya namun tidak dapat,” katanya.
Sudayana mengatakan, setelah mendapat laporan kehilangan tersebut, pihaknya langsung mengerahkan anggota SAR untuk melakukan pencarian pada Selasa (2/7). "Pencarian dilakukan sepanjang hari tapi hasilnya nihil sehingga hari ini masih dilakukan upaya pencarian lanjutan," katanya.
Baca juga: Nelayan Flores Timur dilaporkan hilang di Teluk Nobo
Baca juga: BMKG Kupang ingatkan nelayan waspadai gelombang tinggi
"Hari ini (Rabu, 3/7/2019) pencarian masih dilanjutkan, tim gabungan kami masih di lapangan untuk operasi SAR," kata Kepala Kantor SAR Maumere, I Putu Sudayana, kepada ANTARA ketika dihubungi dari Kupang, Rabu (3/7).
Ia mengatakan, nelayan yang diketahui berasal dari Desa Lewolaga, Kecamatan Titehena itu dilaporkan menghilang seketika saat sedang memancing ikan di perairan Teluk Nobo. Korban, merupakan awak kapal nelayan kapal bagan yang berangkat melaut bersama lima orang rekannya pada Senin (1/7) malam.
Ketika sampai di tengah laut, kapal mereka diparkir untuk menunggu proses pencarian ikan. Sejumlah awak kapal lainnya dalam keadaan tertidur dan korban sendirian memancing ikan. “Namun ketika awak kapal lainnya terbangun, korban sudah tidak ada lagi di kapal, mereka panik dan sempat mencarinya namun tidak dapat,” katanya.
Sudayana mengatakan, setelah mendapat laporan kehilangan tersebut, pihaknya langsung mengerahkan anggota SAR untuk melakukan pencarian pada Selasa (2/7). "Pencarian dilakukan sepanjang hari tapi hasilnya nihil sehingga hari ini masih dilakukan upaya pencarian lanjutan," katanya.
Baca juga: Nelayan Flores Timur dilaporkan hilang di Teluk Nobo
Baca juga: BMKG Kupang ingatkan nelayan waspadai gelombang tinggi
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Basarnas: 6 korban kecelakaan pesawat ATR dalam proses evakuasi SAR gabungan
22 January 2026 16:20 WIB
Sembilan unit SAR menyisir bukit curam Bulusaraung guna mencari korban ATR
20 January 2026 11:51 WIB
Tim SAR tutup operasi pencarian satu WNA Spanyol yang hilang tenggelam di Labuan Bajo
10 January 2026 5:43 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemenag mempercepat implementasi wajib halal di Kabupaten Sumba Timur NTT
11 February 2026 13:59 WIB
Undana dan GMIT kolaborasi perkuat ketahanan pangan dan pendidikan di NTT
09 February 2026 19:20 WIB
BMKG mengimbau warga pesisir NTT waspadai potensi rob pada 5-7 Februari 2026
05 February 2026 11:29 WIB